15 November 2019

Biar Indonesia Juara, Ini Resep Dino Patti Djalal

KONFRONTASI - Saat acara Supermentor ke-3 dengan tema "Bibit Lokal, Juara Dunia" di XXI Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Senin malam (18/8), Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, menyebutkan resep-resep agar Indonesia bisa menjadi "bangsa juara" di dunia. Dino mengaku, memilih tema itu bersama lembaga Modernisator dan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) agar mendorong Indonesia untuk jadi bangsa juara. 

Kata dia, anak-anak bangsa Indonesia tidak boleh minder karena telah terbukti banyak "anak kampung" yang sukses di dunia.

"Apa resepnya Indonesia bisa mendunia, bisa juara? Menurut saya ada empat. Pertama, harus berani bersaing di mana saja dan dengan siapa saja," ucap Dino.

Kedua, harus punya mental juara. Seseorang tidak akan menjadi juara kalau tidak bermental juara. 

"Kita harus tangguh, gigih, tahan banting, dan disiplin. Lingkungan kita terlalu memanjakan. Kita bisa jadi generasi yang lembek," tegas mantan Dubes RI di Amerika Serikat itu.

Ketiga, harus mau berpikir besar. Terakhir, harus percaya diri. 

"Percaya diri ini mutlak untuk orang yang mau jadi juara. Etos percaya diri yang penting bagi setiap bangsa untuk maju. Tidak ada orang sukses jika selalu sinis," tuturnya saat memberi kata sambutan.

Dino juga mengungkapkan kekhawatirannya bangsa Indonesia terkotak-kotak karena gonjang-ganjing politik belakangan ini. Karena itu dia mengajak semua pihak untuk bersatu membangun bangsa bersama-sama.

"Apapun ambisinya, apapun warna parpolnya, kita ingin anak-anak Indonesia yang nasionalis, reformis maju bersama-bersama," harapnya.

Program Supermentor merupakan gagasan Dino untuk membeberkan rahasia sukses para tokoh publik yang sudah berhasil mengharumkan nama Indonesia baik di Negara sendiri maupun di kancah dunia internasional kepada generasi masa kini. 

Para tokoh mentor yang ditampilkan Senin malam itu adalah Managing Director World Bank, Sri Mulyani Indrawati; Arsitek dan Walikota Bandung, M. Ridwan Kamil; Juara Dunia dan Pemegang Medali Emas Olimpiade untuk Badminton, Susi Susanti; Komandan Pusat Pendidikan Kopassus,  Kolonel Inf. Iwan Setiawan; dan Komandan Group 2 Kopassus,  Kolonel Inf Richard T. H. Tampubolon.[ian/rm]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...