22 April 2019

Bagaimana Mengembangkan Bakat dan Potensi Diri

KONFRONTASI -     Banyak orang yang bertanya kepada diri sendiri, apakah sebenarnya bakatnyadan apa sih potensi diri yang dapat dikembangkan. Bakat dan potensi diri menjadi topik yangdiperbincangkan dikarenakan merasa pentingnya yang akan menunjang kehidupannya masadepannya apakah itu berkaitan dengan pekerjaan ataupun yang lainnya. Uniknya tidak banyakorang yang benar-benar mau setelah tahu apa bakat dan potensi diri menjadi sebuah keahlianyang misalnya menjadi pekerjaan utamanya. Biasanya orang malah kembali kepada pekerjaanmainstream yang ada di lingkungannya, sedangkan bakat dan potensi dirinya dijadikan sebagaisebuah hobi atau aktivitas dikala senggang saja.

Bakat mudahnya adalah kemampuan/kompetensi terhadap pengetahuan dan ketrampilan.
Dengan kata lain bakat ini sesuatu yang sudah dimiliki baik karena latihan atau dikarenakankesukaannya yang mengakibatkan seseorang konsen disitu. Sedangkan potensi diri adalahkemampuan/kompetensi yang dimiliki seseorang yang belum dikembangkan secara maksimal.Bakat dan potensi memiliki kesamaan, dimana yang pertama, sama-sama kompetensi yangdimiliki, dan juga belum diwujudkan secara maksimal, bahasa lainya performance-nya belummaksimal. Namun disini saya lebih senang menggunakan.Bakat ini bisa berawal dari hobby, atau bisa juga sebaliknya.

Anak-anak kalau diperhatikan dengan lebih jelas, maka akan nampak kecenderungannya,misalnya dia akan lebih excited berkaitan dengan hal robot, sehingga dia mengoleksi danmembuat robot sendiri. Lama kelamaan dia sudah bisa membuat robot yang canggih. Seandainyaanda memiliki anak yang memilik bakat tersebut, yang dapat anda lakukan untukmengembangkan bakatnya adalah, dengan memberikan dukungan baik secara psikologis maupunsecara real. Dengan mengajaknya mengikuti kompetesi yang berkaitan dengan robot.Memberikan dukungan merupakan salah satu cara mengembangkan bakat seseorang.

Namun jikayang memiliki bakat ini adalah anda sendiri dan ingin mengembangkannya baik menjadikansebagai sebuah profesi ataupun lainnya adalah dengan lebih konsen lagi terhadap aktivitas ini,selalu meluangkan waktu untuk menambahkan kompetensi berkaitan dengan robot, mengikutikomunitasnya, dan lain sebagainya. Secara mudahnya demikian.Jika anda sudah pada tahap dewasa awal dan ingin mengembangkan bakat ini, misalnya tadiyang berkaitan dengan robot, maka dapat juga dijadikan sebagai sebuah pekerjaan utama.

Keterangan foto tidak tersedia.

Misalnya menjadi produsen mainan robot untuk anak, mendirikan tempat pelatihan untuk merakit robot ataupun mengambil kuliah yang berkaitan dengan jurusan robotic. Sambungkan setiap aktivitas dengan bakat tadi, sehingga untuk mengembangkan bakat dan potensi diri akan mudah anda lakukan. Tantangannya adalah ketika pada masa dewasa awal, misalnya setelah kuliah, antara mengembangkan bakat tadi, yang bisa juga ada persepsi bahwa belum tentu akan menghasilkan financial yang cukup untuk anda ataupun orang tua atau lingkungan sekitar kurang dapat menyetujui. Yang berakibat bakat dan potensi anda tidak dikembangkan dan kembali kepada  pekerjaan mainstream yang belum tentu cocok untuk anda.

Jika anda merasa tidak dapat menemukan alih-alih mengembangkan bakat dan potensi diri. Ada  baiknya anda melakukan review terhadap diri anda sendiri, kegiatan apa saja yang menurut anda menyenangkan dan anda cukup menguasainya. Namun jika belum ketemu juga, atau ada  beberapa jenis yang kamu suka, langkah yang terakhir adalah dengan menggunakan alat bantu. Alias tes minat dan bakat. Tes minat dan bakat ini ada baiknya tidak dilakukan sendiri, namun kepada yang sudah ahli, dimanakah itu? Minimal di lembaga psikologi. Kenapa tidak tes sendiri? Karena tes minat dan  bakat ini membutuhkan intepretasi yang kompleks, sehingga perlu yang ahli yang melakukannya. 

Selain tes, juga ada interview untuk memperdalam data yang dibutuhkan untuk menemukannya. Namun ada merasa malu atau tidak ingin kesana, anda dapat juga untuk menggunakan tes kepribadian psikologi online. Minimal bisa memetakan kecenderungan anda. Ataupun mencoba berbagai tes online yang ada diinternet. Jika tetap tidak puas, percayalah. Datangi psikolog, untuk membantu anda menemukan dan mengembangkan bakat dan potensi diri anda. (Jft/Tekun.Info)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...