22 May 2019

Awas, Komunisme Datang Lagi, datang lagi, datang lagi – Membunuh Cara Satu-satunya Untuk Menang

Juftazani

 

 

Pertama kali komunis hadir di sini

Saat Indonesia masih dibawah telapak kaki kolonial Belanda

Pemberontakan Komunis 1926, intinya adalah membunuh lawan sebanyak-banyaknya

Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada akhir 1926 – awal 1927

Mereka mempunya mesin-mesin pembunuh: a.Politik ultra-kiri, b. Politik ultra-setan,

c. Politik ultra-Iblis d. Politik Bunuh dan Menang

Membunuh dan membunuh cara satu-satunya mereka untuk menang

Sekali berontak harus menang

Sekali bangkit, jangan gagal – sebab itu pembunuhan wajib dijalankan

Apapun caranya, diracun, suguhan kopi arsenik,  cekokan narkoba untuk pemuda

Banyak rakyat tak berdosa terbunuh di Jawa Barat dan Sumatera Barat

Dalam rentang singkat, Desember 1926 – Januari 1927

Tindakan  pembunuhan terhadap orang-orang komunis sebagai pembalasan,

Bukan dimulai oleh Soeharto

Tapi dipraktekkan  pemerintah Kolonial Belanda

Penguasa Kolonial sangat tegas memusnahkan  jaring-jaring komunis Indonesia

Dua puluh tahun lebih, Komunis pertama pimpinan Henk Snevliet

Orang Belanda sebagai kepala gerombolan PKI pertama di Indonesia

Musnah tak berbekas

 

 

Terhadap gerak-gerik komunis dimanapun berada

Harus tegas dan ganas, pukul hancur tanpa ampun

Bila tak begitu, maka bangsa ini  yang bakal hancur dibantai

Seperti pemberonakan berikutnya di Madiun (1948)

Dan pemberontakan Gestapu  1965

Disaat Soeharto tegas, ganas dan tanpa ampun

Menyeret mereka kembali ke lobang kubur

Usai 7 jenderal mereka bantai tanpa palu zonder arit

Mereka ganti palu dan arit dengan senapan prajurit Cakrabirawa

Senjata jenis Thompson panjang 81.9 cm

Ini senjata submesin pertama yang diproduksi Amerika Serikat 1928

Sukses membunuh 7 jenderal Indonesia 1965 yang dikirim ke “lubang buaya”

Wahai bangsa Indonesia – jangan kalian sampai didahului mereka untuk dibunuh

Sejarah sudah berulang berbicara lantang dan nyaring

Bila kalian didahului dibunuh orang komunis

Korban-korbannya mati dalam kondisi mengenaskan

Dan mereka membunuh dengan ganas dan tanpa pertimbangan apapun

Alias tanpa ampun !
 

 

 

Indonesia 14 Mei 2019

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...