19 June 2019

Agama, Media Menggali Potensi Diri - Puisi

Juftazani

 

Manusia punya kemampuan terbatas

Pengakuan akan keterbatasannya

Menghadirkan keyakinan adanya Dzat yang luar biasa di luar dirinya

Dzat yang luar biasa itu akan membimbing setiap manusia

Yang ingin mengembangkan minat dan bakat sejak masa kanak-kanak

Dzat luar biasa itu menurunkan agama yang menjadi insting

Dan fitrah setiap manusia

 

 

Tundukkan dirimu ke dzat yang luarbiasa dan mengatur pergerakan alam semesta

Dia bangunkan potensi-potensi yang tersimpan dalam dirimu

Tundukkan dirimu ke aturan agama yang menjadi insting sejak masa lahirmu

Kau menjadi kreatif melahirkan sesuatu yang belum ada

Tumbuhkanlah cintamu kepada dzat yang luarbiasa, dzat yang  mampu berbuat apa saja

Cinta kepada dunia hanya membuat beban bagimu

Bersihkan beban-beban duniawi yang bertumpuk-tumpuk

Yang hanya  akan menjelma sampah yang mengotori jiwa

Yang membuat potensi-potensi dalam dirimu jadi mati       

Cinta kepadaNya, akan mengembangkan bakat-bakat luarbiasa

 

 

 

Lihatlah, dengan penglihatan hati yang  jernih dan terang-benderang

Muhammad Idris (1 menciptakan peta bumi pertama kali

Dengan menundukkan diri ke agamaNya yang membimbing jalan hidup manusia

Potensi minat dan bakat al-Idrisi  melahirkan pengetahuan yang solid

Bumi itu bulat

Orang Barat berhenti bertengkar, usai Galileo Galilei menyampaikan pendapat Al-Idrisi

Bumi memang bulat

Bukan datar

Muhammad Idris melahirkan penemuannya dari pancaran cahaya Allah

Galileo Galilei menemukan teorinya dari pengetahuan yang didapat dari pikiran manusia

 

 

 

Lihat, dengan hati yang tunduk kepada agama

Dengan nur Ilahi yang suci dan penuh inspiratif

Matematikawan, astronom, fisikawan, dan ahli penerbangan Abas Ibnu FIrnas

Menemukan pesawat terbang pertama dan berhasil terbang dengan pesawatnya

1164 tahun kemudian Ibnu Firnas menginspirasi Wright bersaudara

Menemukan pesawat terbang di Amerika 

Ibnu Firnas melahirkan penemuannya dari pancaran nur  Ilahi

Wright bersaudara menciptakan hasil penemuannya

Dari inspirasi pengetahuan dan penemuan Ibnu Firnas

 

 

 

Agama bukan hanya sebuah ajaran membimbing manusia

Untuk bersembahyang, puasa, membaca kitab suci, berdoa

Agama membimbing manusia melahirkan ilmu pengetahuan dan teknologi

Dengan mendekatkan diri kepada  kekuatan dan pengetahuan dzat yang luar biasa

Orang-orang menyebutnya Allah, Tuhan, Rabb

Orang-orang di Jepang menyebutnya “Kamisama” (Tuhan Yang Maha Mulia)

 

 

Potensi-potensi manusia yang dilahirkan karena agama

Selalu menyertai nama Tuhan di awal penemuannya

Mengakhiri pujian untukNya di akhir penemuannya

Dia (Tuhan)lah sang pemilik  pengetahuan

Dia memberikan  pengetahuanNya, kepada orang yang bekerja keras banyak belajar

Orang-orang yang melahirkan penemuan dibawah pancaran nur-Nya

Mempersembahkannya untuk  ibadah semata kepadaNya

Berimplikasi untuk memakmurkan kehidupan sesama manusia 

Ilmu pengetahuannya memiliki semangat perdamaian

Menjunjung tinggi hukum-hukum Tuhan

Memuliakan pemilik ilmu pengetahuan

Ini ilmu pengetahuan yang lahir karena niat yang suci

Kepada Pencinta Abadi

 

 

Potensi-potensi manusia yang muncul karena keinginan nafsu diri sendiri

Perjalanan sejarah umat manusia telah mengungkapkan

Hanya untuk kesombongan, kerakusan, ketamakan bahkan menghancurkan

Kehidupan sesama manusia

Albert Einstein telah menemukan  rumus e=mc² 

Pengetahuan yang tidak dibimbing Nur Ilahi ini

Menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki

Dua operasi pengeboman 6 dan 9 Agustus 1945

Telah menewaskan sekitar 200.000 manusia tewas seketika

Puluhan ribu  tewas akibat kanker, muntah-muntah, diare disebabkan radiasi bahan radio aktif

Jutaan lainnya mengalami trauma, cacat permanen, katarak, kepala botak, kemandulan

Dan cacat bayi dalam kandungan

Mungkinkah ini penggunaan senjata nuklir masa perang

Untuk pertama dan terakhir kalinya dalam sejarah umat manusia?.

 

 

Pukul 8.14 terdengar ledakan dahsyat, sejenak muncul sinar yang lebih silau dari cahaya matahari

Ketika kilauan itu menerangi, muncul gelombang yang amat panas

Rumah-rumah bergetar, semua genteng atap jatuh seperti hujan

Kaca Jendela pecah dan sekeliling rumah puing-puing bertaburan

Semua berlangsung begitu cepat 

Tak lama, stasiun berita BBC menyiarkan:

 “Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima”

Untuk kota pertama yang dijadikan sasaran pengembangan potensi diri manusia

Tiga  hari kemudian bom yang sama dijatuhkan di Nagasaki

Korban-korban berhasil keluar dari Hiroshima dan Nagasaki

Bagai manusia baru keluar dari kuburan

Kulit terkelupas,  seperti kain lap yang  tersangkut di tulangnya

Pakaian mereka seakan meleleh menyatu dengan kulitnya.

Untuk inikah manusia menemukan ilmu pengetahuan

Yang sesungguhnya semua itu milik Allah ‘Azza Wajalla?

Celakalah manusia

Telah mengembangkan potensi dirinya

Berdasar keinginan nafsu angkara murka

Bersemayam dalam diri yang hina

 

 

 

Kembangkanlah  potensi dirimu berdasar cinta yang terbentang di ranah agama

Agar dirimu  mendapat siraman sifat pengasih dan penyayang

Sang pencipta

Kembangkan potensi dirimu

Semata-mata menyebarkan perdamaian dan keadilan

Jangan kau kembangkan untuk menyebarkan kebencian, perpecahan, peperangan

Membunuh umat manusia yang tiada berdosa

Nanti kalian akan dimintai pertanggungjawaban

Di depan mahkamah pengadilan Tuhan

Untuk apa pengembangan potensi diri digunakan

Untuk kesombongan dirikah

Atau menyebarkan cinta, kemakmuran dan rahmat yang abadi

Untuk seluruh insani?

 

 

 

--------------------------

-------------------------

1). Ia lahir di Ceuta, Spanyol pada 1100

2. Abas Ibnu Firnas, Pria Maroko ini hidup pada masa pemerintahan Khalifah Umayyah di Andalusia (Spanyol). Lahir pada tahun tahun 810 Masehi  di Izn-Rand Onda (sekarang Ronda, Spanyol).



Tangerang, 9 April 2019

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...