22 February 2017

Tokoh

Apa Sebab Regenerasi Calon Pemimpin Indonesia Mandeg?

KONFRONTASI -  Mandeknya regenerasi calon legislatif di pemilu salah satunya karena ambang batas parlemen yang terlalu tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Lingkar Mardani (Lima) Ray Rangkuti.

Ucapan Ahok Hina Alquran dan Ulama, Tegas Ketum MUI

JAKARTA- Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menyebut ucapan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut surat Al Maidah ayat 51 sebagai penghinaan Alquran. Pendapat MUI ini diambil berdasarkan hasil kajian yang dilakukan.

"Kita melakukan penelitian, investigasi di lapangan dan menyimpulkan bahwa ucapannya itu mengandung penghinaan terhadap Alquran dan ulama," ujar Ma'ruf dalam sidang lanjutan Ahok di Auditorium Kementan, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017).

Anies Bertekad Pulangkan Ahok ke Desanya, Jakarta Bebas Kotak-kotak

KONFRONTASI -  Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga untuk sama-sama menyelamatkan Jakarta dari kepemimpinan Pemprov DKI saat ini.

Apalagi, kata Anies, saat ini nilai rapor kinerja Pemprov DKI Jakarta merah.
"Kalau rapornya merah diluluskan apa enggak? Enggak usah ikut lagi. Tapi kalau maksa mau ikut, ya terpaksa kita hentikan," kata Anies saat bertemu dengan alumni Universitas Indonesia di Inn Sofyan Hotel, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/1/2017).

Teten Masduki, Alfian Tanjung dan Isu Komunis

KONFRONTASI-  Siapapun pasti tak merasa nyaman dengan tudingan komunis, termasuk juga bagi seorang Teten Masduki. Tidak heran kalau Kepala Staf Kepresidenan (KSP) yang dekat dengan Presiden Jokowi ini mengadukan Alfian Tanjung, pihak yang menuding teten komunis. Bukan hanya Teten, siapapun yang dituding komunis, apakah itu masyarakat biasa, apalagi pejabat negara, pasti tidak nyaman dituding komunis. Sebab Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) masih berlaku.

Masih Bolehkah Mengucap Takbir di Republik Ini?, Tanya Prabowo

KONFRONTASI -  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melemparkan candaan dihadapan ribuan massa kampanye terbuka pasangan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

Ia mempertanyakan apa ucapan takbir Allahuakbar masih boleh di negara ini kepada massa yang memadati GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Ahad (29/1).

"Allahuakbar.. Allahuakbar.. Allahuakbar..," teriak Prabowo di tengah ribuan massa.

KPK Telusuri Keterlibatan Ahok Dalam Korupsi Reklamasi. KPK Rapat Dengan Plt Gubernur DKI

Ketua KPK Agus Rahardjo mengagenda dilakukannya rapat bersama Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Jumat (20/1/2017) besok. Dalam rapat tersebut, KPK akan membahas dugaan korupsi pada proyek reklamasi teluk Jakarta.

Agus mengatakan, KPK akan menelusuri dana kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) yang sudah disetorkan sejumlah pengembang kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Prabowo: Saya Dulu Masuk Tentara Karena Takut Matematika

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sempat menceritakan pengalamannya di militer saat menghadiri kampanye akbar pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Prabowo mengaku memutuskan masuk ke militer karena takut pada pelajaran Matematika. Namun ternyata pelajaran Matematika di Akademi Militer jauh lebih berat daripada saat di sekolah.

Ketidakmampuan Prabowo pada Matematika membuatnya masuk ke satuan Infanteri. Sementara, kata dia, anggota TNI yang jago matematika biasanya masuk ke satuan Zeni.

Menyimak Kembali Pidato Sutan Sjahrir di Lake Success, 14 Agustus 1947

KONFRONTASI-Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan yang di proklamasikan 17 Agustus 1945, Pemerintah Indonesia menggunakan upaya diplomasi untuk memperjuangkan pengakuan internasional atas eksistensi Republik Indonesia. Pada tanggal 14 Agustus 1947, di depan Dewan Keamanan, Duta Besar Sutan Sjahrir, berpidato menyampaikan posisi Pemerintah Republik Indonesia. Sehari kemudian, New York Herald Tribune menobatkan pidato Sjahrir ini sebagai “salah satu yang paling menggetarkan Dewan Keamanan”.

Bachtiar Nasir: Ada yang Ingin Benturkan Umat Islam dengan PDIP

KONFRONTASI-Umat Islam untuk mewaspadai upaya adu domba. Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustaz Bachtiar Nasir yang kondang disapa dengan panggilan Ustaz UBN itu menegaskan, ada pihak yang tidak ingin kerukunan beragama dan berbangsa berjalan baik.

Bachtiar mengatakan hal itu saat berceramah tablig akbar dan Safari 212 di Masjid Al Falah Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (28/1). Menurutnya, tidak elok membenturkan sesama anak bangsa dengan terus menerus menuduh umat Islam anti-NKRI, anti-Pancasila, dan anti-Bhinneka Tunggal Ika. 

Mantan Anggota DPR Ini Geram dengan Sikap Jokowi yang Terus Lindungi Ahok dari Kasus Dugaan Korupsi

KONFRONTASI - Mantan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PAN Djoko Edhy Abdurrahman geram melihat kondisi negara yang makin panas yang diawali oleh Penistaan Agama oleh Gubernur DKI Jakarta Non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Lo, kok dibalik? Detonatornya kan Ahok. Piye toh? Sejak kasus korupsi RS SW, arogan, mulut jamban, yang terakhir memprovokasi umat islam dengan blasphemi al maidah 51,” curhat Djoko seperti dilansir di akun Facebook, Ahad (29/1/2017) dini hari tadi.

Pages