21 February 2017

Tokoh

Mahfud MD: Kalau Lindungi Ahok, Jokowi Menanggung Akibat Politik

KONFRONTASI- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta Presiden Joko Widodo agar tidak mengangkat lagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebab, langkah itu melanggar Undang-Undang.

"Menurut Undang-undang, Pasal 83 ayat 1 jelas seorang kepala daerah yang menjadi terdakwa itu diberhentikan sementara. Nggak ada pasal lain yang bisa menafikan itu," kata Mahfud MD di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017).

Ini Pasemon Jokowi Membalas Gerutu Keluhan SBY

JAKARTA- Pasemon Jokowi akhirnya  disampaikan untuk membalas gerutu/keluhan SBY yang ingin bertemu Presiden Jokowi itu. Beberapa waktu belakangan ini, kicauan Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono, menarik perhatian publik.

 

Salah satunya, tweet SBY pada Senin (6/2/2017) lalu.

Dicopot dari Dirut Pertamina, Ini Reaksi Dwi Soetjipto

KONFRONTASI-Banyak pihak yang mempertanyakan alasan pencopotan dua pucuk pimpinan PT Pertamina, yakni Dwi Soetjipto dan Wakilnya, Ahmad Bambang. Pencopotan tersebut dinilai merupakan langkah yang cukup mengejutkan. Bahkan, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Satya Wira Yudha menilai pencopotan tersebut merupakan sebuah hal yang anomali. 

Kursi Mark Zuckerberg Mulai Digoyang

KONFRONTASI-Jabatan pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg mulai digoyang. Para pemegang saham ingin Zuckerberg mundur dari dewan direksi, tempat yang sudah dia duduki sejak 2012.

Mereka ingin sosok yang lebih independen sebagai penggantinya. Menurut Yahoo News, proposal yang meminta Zuckerberg lengser dari dewan direksi ini sudah disodorkan secara resmi.

Prabowo Subianto: Ya, Saya Ingin Berkuasa

KONFRONTASI-‎Penegakan keadilan di Indonesia dinilai masih tebang pilih. Banyak masyarakat yang merasa aparat tidak bersikap objektif. Demikian dikatakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Belum lagi masalah ketimpangan ekonomi. Rakyat semakin sulit mendapatkan kehidupan layak. Sementara yang kaya semakin kaya.

"Kalau ditanya apakah ingin berkuasa, saya jawab, ya s‎aya ingin berkuasa. Sebab, hanya dengan berkuasa saya bisa menegakkan keadilan dan mengangkat ekonomi bangsa," kata Prabowo dalam dialog Kabar Tokoh, Rabu (8/2) malam.

Darmin Nasution dan Sri Mulyani sudah Buntu.Ekonomi Hanya Tumbuh 5%, Jokowi Kecewa?

KONFRONTASI- Ekonomi rakyat makin susah dan melemah. Daya beli rakyat terus merosot menuju titik nadir. Menkeu Sri Mulyani dan Menko Ekuin Darmin Nasution sejauh ini  sudah buntu dan tak punya solusi. Tax amnesty sudah mendekati akhir.. Dan  Sri Mulyani maupun Darmin terbukti tidak mampu memperkuat pembangunan ekonomi, dan faktanya dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5%, maka kekecewaan dan frustasi rakyat kepada  Presiden Jokowi, makin meninggi. Pertumbuhan 6-7 persen harus digenjot Jokowi kalau dia ingin meraih hati dan simpati publik.

Rini Soemarno Jadi Beban dan Momok bagi Presiden Jokowi?

KONFRONTASI-  Meneg BUMN Rini Soemarno jadi  beban  berat  dan momok bagi Presiden Jokowi untuk menggerakkan BUMN sebagai lokomotif perubahan ekonomi sesuai Nawacita dan Trisakti. Sebagai seorang menteri BUMN, Rini terbukti tidak profesional mengelola aset negara sebesar 4.600 triliun rupiah sehingga Rini ditolak hadir di DPR-RI. Rini sudah menyandera Jokowi, juga jadi  momok dan beban berat Jokowi. Mengapa tak dicopot saja? BUMN-BUMN terbukti tak dikelola secara profesional oleh Rini. Banyak  BUMN bermasalah, bau sangit korupsi atau inefisiensi di BUMN era Menteri Rini.

SBY: Saya Tak Punya Niat Jatuhkan Rezim Jokowi

KONFRONTASI - Partai Demokrat (PD) tidak pernah berniat menjatuhkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu merupakan salah satu sikap politik PD saat kongres pada 2015.  Penegasan tersebut kembali disampaikan Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sri Mulyani, Darmin dan Gagalnya Nawacita Jokowi

Dalam catatan politik kejatuhan Bung Karno dan kemudian naiknya Suharto, terdapat jejak para ekonom yang dikenal sebagai Berkeley Mafia. Mereka, yang juga dijuluki the economist with guns, tak lain adalah sekumpulan intelektual yang bermazhab neoklasik yang dimotori oleh Widjoyo Nistisastro, Ali Wardhana, Emil Salim, dll. Para pelanjut dari geng ekonom sayap kanan ini di generasi berikutnya ada Boediono, Sri Mulyani, Darmin Nasution, dan yang termuda Chatib Basri.

SBY: Jangan Segalanya Diserahkan ke Mekanisme Pasar Bebas

KONFRONTASI-Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta tidak menyerahkan semua yang dimiliki, ke dalam mekanisme pasar bebas. Menurut Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) , semua harus berdasarkan asas positif dan proporsional.

"Pemerintah tidak boleh menyerahkan segalanya ke mekanisme pasar bebas. Investasi pemerintah yang positif dan proporsional harus tetap dilakukan," kata SBY di depan para kader Partai Demokrat saat acara Dies Natalis Partai Demokrat di Jakarta, Selasa (7/2).

Pages