21 November 2017

Tokoh

Adnan Buyung Nasution di mata mantan Presiden BJ Habibie

KONFRONTASI- Mantan Presiden RI, BJ Habibie, mengenal almarhum Adnan Buyung Nasution sebagai pejuang hak asasi manusia dan demokrasi.

"Selama ini saya kenal (Adnan Buyung) selalu memperjuangkan agar manusia di bumi itu mempunyai hak terhormat yang sama," ujar dia saat melayat, kepada Kompas, Rabu (23/9/2015).

Bahkan, sampai detik-detik terakhir hidupnya, lanjut Habibie, Buyung masih berkomunikasi dengan para penerusnya terkait bagaimana penegakan hukum seharusnya dilaksanakan.

Adnan Buyung Pantas Dapat Gelar Pahlawan Nasional

KONFRONTASI-Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Jimly Asshiddiqie, menilai almarhum pengacara senior, Adnan Buyung Nasution, pantas menerima penghargaan sebagai pahlawan nasional.

"Mudah-mudahan pemerintah memberikan tempat yang tepat, bisa dimakamkan di taman makam pahlawan. Beliau juga pernah menerima Bintang Mahaputra," ujarnya, saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Rabu.

Saat Sakit, Adnan Buyung Masih Pikirkan Bangsanya

KONFRONTASI- Saat Adnan Buyung Nasution mengalami masa kritisnya di Rumah Sakit Pondok Indah pada 20 September 2015, Todung Mulya Lubis sempat menengoknya. Di Saat itu pulalah Buyung menyampaikan sebuah pesan tertulis.

Saat itu, Todung datang bersama keluarganya dan beberapa rekan pengacara datang pada siangnya. Mereka bertahan di sekitar tempat tidur Buyung hingga malam hari. Buyung, sebut Todung, menangis begitu melihat Todung dan rekan-rekannya.

Teten Masduki dan Kenangan Jas Pertama Pemberian Bang Buyung

KONFRONTASI-Bagi Teten Masduki yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Adnan Buyung Nasution bukan hanya sekedar guru, tetapi seseorang yang pertama kali memberinya jas.

Saat itu, udara di Tunisia begitu dingin. Namun, Teten yang pada waktu tahun 1990 itu masih seorang aktivis, hanya memakai kaos oblong.

"Bang Buyung tanya saya bawa jas atau tidak. Saya bilang enggak punya," tutur Teten, usai melayat di rumah duka, di Jakarta, Rabu.

Presiden Jokowi: Adnan Buyung Pejuang HAM yang Sangat Berani

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo berdukacita atas meninggalnya pengacara senior Adnan Buyung Nasution (81), Rabu (23/9/2015), pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah.

"Berduka cita atas meninggalnya Bang Buyung," ucap Jokowi dalam akun Twitternya, @jokowi. Bagi Jokowi, sosok almarhum adalah panutan, pejuang HAM yang berani, gigih dan berintegritas.

Jenazah almarhum dibawa ke rumah duka di Jalan Poncol Lestari nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sebelum Wafat, Bang Buyung Tuliskan Dua Kalimah Syahadat di Kertas

KONFRONTASI - Pengacara kondang Adnan Buyung Nasution menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta Jelatan, Rabu (23/9).

Putra ketiga dari Bang Buyung, Rasyid Rinanda Nasution (51), menjelaskan ayahnya menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 10.15 di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSPI.

"Bapak sempat membaik pada Selasa kemarin, bahkan Bapak minta membuka alat bantu pernapasan karena merasa kondisinya sudah membaik," ujar Rasyid di rumah duka, Jalan Poncol Lestari No 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9).

Pesan Bang Buyung: Jadikan LBH Benteng Keadilan bagi Kaum Miskin

KONFRONTASI -  Wafatnya pengacara senior Adnan Buyung Nasution menorehkan kesan tersendiri bagi salah satu pengacara yang mengawali karir di Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Nursyahbani Katjasungkana.

Nursyahbani mengungkapkan sosok pengacara senior Adnan Buyung Nasution sebagai seorang abang dan guru bagi dirinya serta semua pihak di dunia hukum.

Kata Arsul Sani, Adnan Buyung tokoh luar biasa

KONFRONTASI-Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menyebutkan, Adnan Buyung Nasution merupakan tokoh yang luar biasa. 

“Bang Buyung adalah pribadi yang humble dan ramah kepada semua orang, tidak memberikan perlakuan yang berbeda ketika disapa tokoh penting atau orang biasa,” kata Arsul dalam pesan singkatnya via BBM di Jakarta, Rabu.

Menko Rizal Ramli: Bang Buyung Pahlawan Hukum Sejati, Semoga Semangatnya Menjadi Obor Perjuangan Kita Semua

KONFRONTASI- Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, ikut merasakan duka mendalam atas kepergian pengacara senior Adnan Buyung Nasition.

Bagi Rizal, sosok Adnan Buyung adalah pahlawan sejati hukum, keadilan dan hak azasi manusia. Tidak pernah lelah, tidak pernah menyerah, dan selalu optimis utk memperjuangkan keadilan di Indonesia.

Rizal tak menyangka pengacara senior tersebut begitu cepat berpulang ke hadiratNya. " Saya masih menengok abang dua hari yang lalu di RSPI," ungkapnya.

Innalillahi wa-inna ilaihi Raji'un, Adnan Buyung Nasution Tutup Usia

KONFRONTASI - Pengacara senior Adnan Buyung Nasution telah meninggal dunia sekitar pukul 10.15 WIB di ICCU Rumah sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Kita masih menunggu klarifikasi dari keluarga tentang di mana almarhum akan dimakamkan, tetapi kemungkinan di TPU Tanah Kusir," kata Rika, yang mewakili pihak keluarga, kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Rabu (23/09).

Adnan Buyung Nasution, yang dilahirkan di Jakarta, 20 Juli 1934, merupakan salah-seorang pengacara senior paling dikenal Indonesia.

Pages