28 February 2017

Tokoh

Jokowi: Demokrasi Kebablasan - Ya Cepat Dong Diperbaiki!

KONFRONTASI - Eks Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, menganggap wajar pernyataan Presiden Joko Widodo tentang demokrasi di Indonesia kebablasan

"Intinya, perlu dievaluasi mana yang dianggap berlebihan dan mana yang kurang. Aturan main dalam demokrasi 1998 ini belum stabil, masih berubah-ubah," ujar Jimly dalam diskusi Perspektif Indonesia dengan topik "Kebebasan. Demokrasi. Kebablasan." di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2).

Pak Presiden, DPRD Saja Ogah Rapat dengan Terdakwa Penista Agama

KONFRONTASI - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsy mengaku kaget mendengar kabar bahwa Presiden Joko Widodo satu mobil dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang berstatus terdakwa penodaan agama. Menurut Aboe, hal ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat.

Bayangkan saja, ketika sebagian pihak di DPRD DKI Jakarta memilih tidak mau rapat dengan gubernur yang berstatus terdakwa, presiden malah mengambil sikap yang berbeda.

Bagaimana Keadilan Terwujud Bila Ekonomi Dikuasai Segelintir Orang? Sebut Amien Rais

KONFRONTASI -  Mantan Ketua MPR RI Amien Rais menjadi pembicara seminar dalam rangkaian acara Tanwir Muhammadiyah di Islamic Center Ambon, Kota Ambon, Maluku pada Sabtu (25/2). Dia berbicara tentang Kedaulatan dan Keadilan Sosial dalam Mewujudkan Indonesia Berkemajuan.

Amien mengatakan, menyikapi keadilan sosial di Indonesia, persebaran kekuasaan dan kekayaan di Indonesia saat ini masih belum merata. Kedaulatan dan keadilan sosial akan terwujud jika penyebarannya merata dan tidak terjadi ketimpangan, baik dalam hal ekonomi maupun politik.

Dahsyat Jokowi Seret Dahlan ke Ranah Korupsi, Pembunuhan Karakter Paling Mengerikan!

KONFRONTASI - Sejumlah tokoh dan simpatisan Dahlan Iskan berkumpul untuk memberikan dukungan moril kepada mantan Menteri BUMN itu di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, tadi malam (24/2).

Mereka menggelar acara yang diberi nama Dari Sahabat untuk Dahlan.

Beberapa tokoh hadir. Antara lain Jaya Suprana, Erman Rajagukguk, Adhie Massardi, Rhenald Kasali, Margarito Kamis, Lieus Sungkharisma, dan Budi S. Tanuwibowo.

Mereka membaur dengan para relawan dan simpatisan Dahlan. Mereka bergantian memberikan testimoni dan dukungan kepada Dahlan.

Menilik Manfaat Kunjungan Raja Saudi ke Indonesia

KONFRONTASI-- Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia dinilai akan meningkatkan tujuan investasi Timur Tengah khususnya negara-negara teluk.

"Kunjungan Raja Salman ke Indonesia akan besar pengaruhnya terhadap dua hal. Pertama, sesuai dengan janji pemerintah Arab Saudi sendiri, RI akan semakin menjadi negara tujuan investasi Timur tengah, khususnya negara-negara teluk," kata Peneliti senior Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Universitas Islam Negeri Jakarta Ali Munhanif di Jakarta, Jumat.

Keji, Pemerintah Tega Bodohi Rakyat Demi Menangkan Jagoan Istana

Oleh: Hariman Siregar

Tulisan ini saya buat dengan sepenuh kekecewaan. Tidak sampai nalar saya menyikapi manuver-manuver politik dalam Pilkada DKI Jakarta, yang kian lama kian kental nuansa main kayunya.

Kekuasaan ambrol, bukan lagi untuk memperkuat yang benar, melainkan mati-matian membela jagoannya. Demi kemenangan jagoan versi istana, bahkan melacurkan kebenaran, menginjak moralitas politik pun dilakukan. *Sungguh tragis*

Rakyat menyaksikannya dengan hati berkeping-keping. Di mana hati nurani penguasa?

Pelaku Amandemen UUD 45 Sangat Pantas Dijebloskan ke Penjara

KONFRONTASI  --  Panglima Gerakan Pemuda Jakarta (GPJ), Ade Nugroho, menyatakan amandemen UUD 1945 dan menjadikannya lebih liberal merupakan upaya makar sejati. Para pelakunya lebih pantas dikerangkeng dengan pasal makar dibanding para aktivis yang ditangkapi polisi.

Terlebih amandemen terhadap UUD 1945 sudah dilakukan hingga empat kali. Para politisi inilah yang selayaknya dikerangkeng dan dijebloskan ke penjara, bukan aktivis yang melakukan protes kecil kepada pemerintahan saat ini.

Jokowi Sebut Demokrasi Kita Sudah Kebablasan

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, nilai-nilai demokrasi di Indonesia sudah kebablasan. Akibatnya, praktik demokrasi telah membuka peluang terjadinya artikulasi politik yang ekstrem, seperti liberalisme, radikalisme, fundamentalisme, sektarianisme, dan terorisme, serta ajaran lain yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Rizal Ramli: Freeport Kurang Ajar pada Pemerintah dan Rakyat

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli menyatakan, Freeport betul-betul kurang ajar kepada pemerintah dan rakyat kita. Rizal menyesalkan sikap Freeport yang memberi waktu120 Hari bagi Jokowi untuk patuhi Kontrak Karya.

''Freeport kurang ajar kepada pemerintahan Jokowi dan rakyat kita,''tegas Rizal Ramli, sang Rajawali dan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur.

Soal Freeport dan Ahok, Tirulah Sikap Tegas dan Jelas Dr. Rizal Ramli

KONFRONTASI- Siapa yang tak kenal Tokoh Nasional Yang satu Ini, Dr. Rizal Ramli atau akrab di sapa RR, Ekonom Handal Bertangan dingin yang piawai dalam mengatasi masalah-masalah rumit kebangsaan dengan cara dan kegesitannya lewat berbagai terobosan-terobosan kreatif dan produktif(Out Of The Box).

Pages