27 May 2019

Politik

Alamak, Gagal 'Nyaleg' Lahan Diminta Lagi

KONFRONTASI-Seorang caleg gagal di Bulungan, Kaltara, mengambil kembali pemberiannya, berupa lahan yang di atasnya berdiri SDN 002 di Kecamatan Sekatak.

Kesal karena perolehan suaranya tak bisa mengantarkan ke kursi wakil rakyat, caleg tersebut pun menyegel SDN 002 yang berada di Desa Sekatak Bengara itu. Akibatnya, sebanyak 97 siswa SDN 002 Sekatak terpaksa menumpang di SMPN 2 Sekatak.

People Power Tak Langgar Hukum, Kata Din Syamsuddin

KONFRONTASI -   Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan people power merupakan konsekuensi demokrasi, tidak melanggar konstitusi serta tidak boleh dihalang-halangi.

"Tetapi syaratnya people power itu merupakan aksi damai, tanpa kekerasan dan tidak terjebak anarkisme," kata Din di Jakarta, Minggu (19/5/2019).

Menurut Din yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu, aparat keamanan seharusnya juga menghadapinya dengan sikap damai dan mengayomi.

Gerindra: Washington tak Akan Amini Hasil Pilpres

KONFRONTASI -  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuwono mengatakan pernyataan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang meminta warga negaranya menjauhi lokasi demo 22 Mei 2019 mendatang adalah bentuk peringatan dari Washington.

"Ini bentuk warning dari Washington Jangan paksakan hasil Pilpres 2019 dengan penuh rekayasa dan ketidakberesan. Mulai dari proses Kampanye hingga pencoblosan dan Perhitungan yang menghasilkan kecurangan dalam pilpres," katanya lewat keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).

107 Jenderal TNI-Polri Turun ke Jalan, Ini Tanggapan KSAD

KONFRONTASI -  

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menanggapi soal ajakan purnawirawan jenderal TNI untuk turun ke jalan pada 22 Mei 2019, yang bertepatan dengan pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU.

"Tentang purnawirawan, yang mereka adalah senior-senior kami juga dulunya, para komandan kami juga. Kami yakin, beliau-beliau juga punya kesadaran, punya kedewasaan," kata Jenderal Andika saat jumpa pers di Balai Komando Makopassus Cijantung, Jakarta Timur, Senin (20/5/2019).

Demonstran Protes Pemilu Curang, Pemerintahan Culas: Bisa Dianggap Pengkhianat

Keterangan foto utama: Seorang wanita bereaksi saat unjuk rasa di luar markas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jakarta, Indonesia, 10 Mei 2019. (Foto: Reuters/Willy Kurniawan)

 

 

KONFRONTASI -  Ratusan pendukung calon presiden oposisi melakukan unjuk rasa di Jakarta pada Jumat (10/5), untuk memprotes apa yang mereka sebut kecurangan pemilu, sementara pemerintah Indonesia memperingatkan bahwa upaya untuk mendelegtimasi hasil pemilu dapat dianggap sebagai pengkhianatan.

Hasil Investigasi: KPU Terbukti Langgar Prosedur Penghitungan Suara

Bawaslu mengumumkan bahwa KPU telah melakukan kesalahan dalam memasukkan data hasil pemilu, dan telah melanggar prosedur resmi ketika menghitung suara.

Ratu Adil: Diskualifikasi Jokowi, Usut Tuntas Kecurangan Pilpres 2019, Hentikan Situng KPU dan Audit investigasi KPU

KONFRONTASI -  Yel yel  puluhan perempuan mengatasnamakan Rakyat Bersatu Untuk Pemilu Jujur dan Adil (Ratu Adil) Jawa Timur (Jatim) menggelar aksi di depan kantor Bawaslu Jatim, Rabu 15 Mei 2918.

Mereka menilai Pemilu 2019 banyak kecurangan, sehingga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 01 Joko Widodo- KH Ma'ruf Amin harus didiskualifikasi.

Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap : Andai Bawaslu Lebih Punya Nyali

KONFRONTASI -  Mantan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Bambang Widjojanto menanggapi putusan Bawaslu terkait dengan pelanggaran yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum ( KPU).

Sambil berbincang dengan anggota BPN Prabowo-Sandi, Vasco Ruseimy, Bambang Widjojanto pun membeberkan pemaparannya terkait dengan putusan Bawaslu.


Tak hanya menanggapi, Bambang Widjojanto juga mengkritisi putusan Bawaslu terhadap KPU.

Sebab menurut Bambang Widjojanto, ada beberapa redaksi dari putusan Bawaslu itu yang tidak dijelaskan lebih rinci.

Waduh, Media Asing Gaduh Beritakan Kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019

KONFRONTASI -  Pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2019. Media-media internasional pun ramai memberitakan hasil pilpres di Indonesia ini.

Sumber Kapital Kering, Negara Reformasi Segera Runtuh Dan Sirna

Oleh Haris Rusly Moti

21 Mei 1998 adalah hari lahirnya sebuah era. Presiden Soeharto menyatakan berhenti setelah berkuasa selama 30-an tahun. Era Orde Baru berakhir. Era reformasi yang berpondasi liberalisme lahir pada hari itu. Satu hari setelah peringatan lahirnya reformasi, 22 Mei, pada hari itu KPU akan menetapkan rekapitulasi suara Pilpres secara nasional.

Pages