21 May 2019

Politik

Putusan Bawaslu Indikasikan Persekongkolan Antara KPU, Lembaga Survei Dan Kontestan Pemilu

KONFRONTASI -    Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) memutuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersalah atas dua hal yang dilaporkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno.Pelanggaran itu terkait proses pendaftaran lembaga survei penyelenggara quick count dan entri data di Sistem Informasi Pemungutan Suara (Situng). Hal itu tertuang dalam putusan sidang Bawaslu bernomor: 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019.

Kedubes AS Keluarkan Peringatan Hati-Hati di Jakarta

KONFRONTASI -    Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Indonesia mengeluarkan peringatan keamanan kepada seluruh warga negaranya jelang pengumuman hasil pemilihan umum (pemilu) 2019 pada 22 Mei mendatang.

"Para pejabat kepolisian Indonesia telah secara terbuka menyebutkan risiko terorisme yang meningkat terkait finalisasi hasil pemilu dan media telah melaporkan beberapa penahanan warga negara Indonesia terkait terorisme," tulis kedutaan dalam siaran resminya, Jumat (17/5/2019).

10 Ribu Pendukung Prabowo dari Jatim ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

KONFRONTASI -  Massa yang tergabung Forum Umat Islam (FUI) pendukung capres 02 Prabowo-Sandi Jawa Timur direncanakan bakal bergabung dalam aksi 22 Mei di Jakarta. Perwakilan FUI Jatim Solachul Aam alias Gus Aam mengatakan ada 10 ribu orang yang akan dikerahkan ke Jakarta.

"Sekitar 10 ribu orang pendukung Prabowo-Sandi dari Jatim yang masuk ke data saya. Tapi bukan saya saja. Kan ada banyak," kata Gus Aam, Jumat (17/5).

Komjen Sofjan: Mungkin Kita Akan Lebaran Di Jalan

KONFRONTASI- Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) dihimbau untuk melakukan aksi damai dan simpatik dalam langkah menolak hasil Pemilu serentak 2019 yang diduga banyak kecurangan.

Himbauan itu disampaikan Komjen Pol. (Purn) Sofjan Jacoeb yang juga menyatakan ambil bagian dalam aksi yang direncakan digelar 22 Mei atau tepat saat KPU mengumumkan hasil pemilu.

Krisis Politik Pemilu dan Krisis Ekonomi Ancam rezim Joko Widodo?

Kivlan Zein: Andi Arief Itu PRD Berideologi Marxist

KONFRONTASI-Setelah dilaporkan lantaran dianggap melakukan perbuatan makar, Kivlan Zein makin sengit melawan.

Kivlan tetap menyerang elite-elite koalisi Prabowo-Sandi dari Partai Demokrat.

“Andi Arief itu PRD, PRD berideologi marxist. Sealiran dengan PKI. Jadi wajar dia benci saya. Karena saya benci PKI,” ujarnya melalui akun Twitternya, Kamis (16/5/2019).

Mantan Menko Polhukam: Gerakan Kedaulatan Rakyat Bukan Makar

KONFRONTASI- Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan gerakan nasional kedaulatan rakyat (GNKR) bukan makar.  Barisan rakyat pro 02 bergerak terus dukung Prabowo sebagai presiden, dan mereka tuntut KPU laksanaka

Bawaslu Sebut KPU Tak Transparan Terkait Penyelenggara Quick Count

KONFRONTASI-Tak hanya dinyatakan terbukti bersalah dalam penyelenggaraan penghitungan suara real count melalui Situng, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga dinyatakan melakukan pelanggaran administratif lainnya oleh Bawaslu.

Melalui sidang dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU di pemilu 2019, Bawaslu juga memutuskan bahwa lembaga pemilu ini dinyatakan bersalah dan terbukti, tidak transparan dalam mengumumkan pendaftaran lembaga survei penyelenggara quick count.

Gerindra Pastikan Tim IT BPN Siap Adu Data dengan TKN

Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon menanggapi tantangan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf untuk membandingkan data hitungan suara Pilpres. Kata Fadli, tim IT BPN siap berdebat dengan tim dari kubu Jokowi.

Ketua KPU Akui Potensi Kecurangan Petugas Input Data Situng Itu Ada

KONFRONTASI-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengakui adanya potensi kecurangan yang dilakukan petugasnya saat menginput data hasil perhitungan suara pemilu ke Sistem Informasi Perhitungan (Situng).

Pengakuan merupakan tanggapannya atas protes Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang menyebut adanya petugas KPU yang curang.

Pages