22 July 2019

Politik

Partai Demokrat Pastikan Tidak Minta Jatah Kursi Menteri ke Jokowi

Konfrontasi - Wasekjen Partai Demokrat (PD) Didi Irawadi Syamsuddin mengungkapkan alasan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Didi menyebut pertemuan AHY dengan Jokowi dilakukan karena diajak meredakan situasi. 

Bila Ditetapkan Jadi Ibu Kota RI, Palangka Raya Harapkan Investasi Ini

KONFRONTASI -   Pemerintah tengah mengkaji pemindahan ibu kota baru di wilayah Kalimantan. Pilihan mengerucut ke dua kawasan, yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Palangka Raya, Kalimantan Tengah, digadang-gadang menjadi kandidat kuat sebagai ibu kota baru. Untuk itu, peluang investasi ke wilayah tersebut cukup diharapkan di berbagai sektor. 

Rocky Gerung: Rakyat Tak Bergairah Sambut Pelantikan Presiden, Kenapa? Karena Pemenangnya Megang Piala Kaleng,

Rocky Gerung: "Saat ini ada persiapan pelantikan tapi gak ada gairah di Masyarakat. Kenapa?? Karena pemenangnya megang PIALA KALENG. Malu kan? Kaleng Khong Guan isi Rengginang. ...Kaleng bekas...

Karena itu yang terjadi sekarang kasak kusuk, bujuk membujuk (untuk rekonsiliasi). Jadi memang ada yang gak selesai. Memang ada 2 jenis Presiden: Yang satu Legal, yang satu Legitimate. Terima saja demikian.

Polisi Tetapkan Penganiaya Hakim Sunarso sebagai Tersangka

KONFRONTASI -   Pengacara berinisial D pelaku penyerangan terhadap Hakim Sunarso di PN Jakarta Pusat ditetap sebagai tersangka oleh penyidik Polres Jakarta Pusat.

"D telah ditetapkan tersangka. Siang ini penyidik sudah memeriksa D sebagai tersangka," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Jumat (19/7/2019).(Baca: Polres Jakpus Masih Selidiki Kasus Penganiayaan Hakim Sunarso)

Tomy Winata menyesali pengacaranya serang hakim PN Jakarta Pusat

KONFRONTASI -   Pihak Tomy Winata (TW) mengakui bahwa Desrizal yang menyerang dua hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat adalah pengacaranya. Tomy Winata pun menyesali peristiwa kekerasan yang terjadi di ruang pengadilan. 

Polisi Periksa Intensif Pengacara yang Serang Hakim PN Jakpus

KONFRONTASI -   Polres Metro Jakarta Pusat memeriksa dan menyelidiki secara intensif pengacara dari pengusaha Tomy Winata, Desrizal (D/54) yang melakukan penyerangan terhadap hakim Sunarso di PN Jakarta Pusat, Kamis (18/7).

"Kami masih dalami bagaimana hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik. Sampai saat ini masih diperiksa baik pelaku dan korban," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (18/7).

Suara Beringin Anjlok, Elit Golkar Desak Munas Dipercepat

KONFRONTASI-Sejumlah elite pengurus, tokoh senior, dan organisasi sayap Partai Golkar menyatakan percepatan musyawarah nasional (munas) sebagai hal yang mendesak. Salah satu alasannya karena perolehan suara Golkar melorot di pemilihan anggota legislatif 2019.

"Hal- hal ini harus segera dievaluasi. Apa sebenarnya kelemahan organisasi. Sebetulnya kita sarankan DPP Golkar segera melakukan rapat pleno," kata Anggota Dewan Pembina Partai Golkar, Paskah Suzetta, dalam paparannya di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

Bamsoet Deklarasikan Diri Maju Jadi Caketum Golkar

KONFRONTASI-Wakil Koordinator Pratama DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo atau biasa disapa Bamsoet, secara resmi menyatakan siap maju menjadi calon ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024. Deklarasi dilakukan karena dukungan terus berdatangan.

Bamsoet yang juga ketua DPR, mendeklarasikan diri bersama pendukungnya dalam acara yang diselenggarakan kader muda Partai Golkar di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

Cak Imin Ingin Jadi Ketua MPR, Paloh: Dia Memang Selalu Merasa Paling Pantas

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menanggapi soal keinginan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi Ketua MPR. Dia menyebut Cak Imin selalu merasa paling pantas.
Surya mengatakan partainya tahu diri untuk mendapat kursi Ketua MPR. Apalagi partainya juga bukan pemenang Pemilu 2019.

Praktisi hukum Yosep Parera, Sebut Jaksa Agung Jangan Dari Parpol

KONFRONTASI -  Praktisi hukum Yosep Parera berharap Presiden Terpilih Joko Widodo tidak mengisi posisi jaksa agung dalam pemerintahannya lima tahun ke depan dari kalangan partai politik.

“Jaksa agung jangan dari parpol serta bukan publik figur yang sering tampil di media massa,” kata Yosep di Semarang, Minggu (30/6).

Menurut dia, salah satu faktor penting bidang hukum dalam pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin nantinya, yakni memilih Kepala Kepolisian RI dan jaksa agung.

Pages