21 November 2017

Nasional

Ini Kronologis Kisruh Pulau Pari Dipaparkan PT Bumi Pari Asri

KONFRONTASI -  Sengketa lahan Pulau Pari Kepulauan Seribu terjadi pada tahun 2014 silam terus berlanjut. Pasalnya, perwakilan PT Bumi Pari Asri mendatangi warga Pulau Pari dan mengakui tempat tinggal mereka sebagai lahan milik perusahaan dan warga diminta untuk meninggalkan lokasi dengan menunjukan Surat Hak Milik (SHM).

Mulai Besok, Warga DKI Bisa Mengadu Ke Kecamatan Tiap Sabtu

Konfrontasi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, mulai Sabtu besok, membuka pola pelayanan pengaduan masyarakat di tingkat kecamatan. Tujuannya agar warga yang memiliki masalah dapat diselesaikan dengan cepat.

"Sudah sepakat sudah dibikin instruksinya bahwa nanti di kecamatan setiap hari Sabtu mulai jam 08.00-10.00 WIB itu menerima pengaduan masyarakat," kata Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan DKI Jakarta Bambang Sugiyono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (17/11/2017).

Setya Novanto dipindah ke RSCM? Ini Alasan KPK

KONFRONTASI- Ketua DPR Setya Novanto akhirnya dipindah dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, Jumat (17/11/2017) siang. Kabarnya, Ketua Umum Partai Golkar itu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Dari pantauan, Novanto dikawal beberapa orang penyidik dari KPK. Begitu turun dan mau keluar dari lift RS Medika, tampak terlihat ada pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, yang mendampinginya.

Gus Dur dan Rizal Ramli Sukses Pangkas Utang, Ekonomi Tumbuh: Kepemimpinan Terbaik di Era Reformasi

KONFRONTASI- Dahsyat dan pantas direnungkan: Indonesia hampir saja menjadi bangsa dan negara besar yang benar-benar bisa “bercahaya” dan berdikari di bidang ekonomi. Yakni ketika KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi presiden ke-4 di negeri ini. Ketika itu, Gus Dur  dengan Menko Ekuin Rizal Ramli dan Menteri Kwik Kian Gie mampu mengurangi beban Utang Luar Negeri (ULN) sebesar 4 Miliar US Dolar.

Akibat Citarum Terus Meluap, Akses Kabupaten Bandung Lumpuh

KONFRONTASI -  Akses lalu lintas di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, lumpuh total akibat luapan air Sungai Citarum pada Jumat, 17 November 2017. Akses kendaraan dari Jalan Muhamad Toha maupun Buah Batu macet total.

Sulitnya akses melewati jalur itu terjadi sejak Kamis malam, 16 November 2017. Sejak pukul 10 malam, jalur Dayeuh Kolot dan Baleendah yang ditempuh dari arah Buah Batu, padat total dari jalan Soekarno Hatta.

Miris: Jokowi, Utang dan 800 BUMN mau Dijual, NKRI Menuju Kebangkrutan

KONFRONTASI- Wacana Presiden Joko Widodo untuk menjual atau menggabungkan sekitar 800 anak dan cucu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dianggap sebagai langkah yang tak tepat. Disisi lain, rencana penjualan BUMN menunjukkan Negara sedang mengalami krisis keuangan serius dan bisa mengarah kepada kebangkrutan perekonomian. BUMN dan asetnya adalah milik negara danrakyat. Menjual aset negara mengurangi aset negara dan memiskinkan negara. Disisi lain, menjual BUMN, seperti menswastakan pelabuhan dan bandarudara bisa mengancam kedaulatan negara.

KAHMI Medan Tolak Kehadiran Presiden Jokowi di Munas

KONFRONTASI- Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Daerah (MD) Medan menolak kehadiran Presiden Jokowi dalam pemilihan Presidium Majelis Nasional (MN) Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 KAHMI yang akan digelar di Hotel Santika, Medan, pada 17 November 2017 mendatang.

“Keinginan Jokowi untuk menghadiri Munas terindikasi adanya intervensi dari pemerintah terhadap jalannya Munas dalam hal pemilihan Presidium MN KAHMI periode 2017 – 2022,” kata Ketua KAHMI Medan Ahsanul Fuad lewat pesan singkatnya mengutip SERUJI, Rabu (15/11).

Waspada Adu Domba Jelang 2018-2019, Masyarakat Harus Cerdas Bermedia Sosial

KONFRONTASI – Jelang memasuki tahun Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019, upaya adu domba antar kelompok mulai bermunculan, terutama melalui media sosial. Karena itu masyarakat harus cerdas saat ‘bergaul’ dengan media sosial dan media konvensional.

“Masyarakat harus melihat bahwa itu semua hanya proses biasa, bukan segala-galanya. Masyarakat juga tidak boleh terpancing karena berita- berita yang mungkin isinya hasutan atau adu domba. Cari sumber-sumber yang resmi dan cek ricek. Kalau kesadaran ini dibangun sejak awal, pasti tidak akan terjadi apa-apa,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva di Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Untuk membangun kesadaran masyarakat itu, lanjut Hamdan, perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Pertama masyarakat harus diberikan edukasi bahwa proses Pilkada dan Pilpres itu adalah proses biasa di alam demokrasi seperti sekarang. Kedua rasa saling hormat menghormati dan tenggang rasa antara satu dan yang lain harus terus dikembangkan. Selanjutnya, hindari melakukan sesuatu yang bisa menyakiti orang lain dengan menghembuskan isu-isu sukuisme, agama, ras dan lain-lain. Kemudian hindari berita yang tak terklarifikasi apakah berita itu benar atau tidak.

“Kesadaran ini perlu terus dibangun di masyarakat karena saat persaingan Pilkada atau Pilpres tinggi, maka hoax dan hate speech (ujaran kebencian) di media sosial sangat tinggi,” terang mantan petinggi Partai Bulan Bintang ini.

Hamdan mengakui setiap pelaksanaan Pilkada atau Pilpres memiliki potensi konflik yang tinggi. Apalagi dengan keberadaan media sosial ini, yang membuat masyarakat bisa mengakses segala hal melalui gawai. Itu juga dipicu dengan pandangan sebagian orang bahwa pertarungan politik seperti itu adalah pertarungan hidup mati. Padahal, itu hanya mekanisme biasa dalam rangka memilih pemimpin baru dan itu pun ada masa baktinya.

Artinya, jelas pria kelahiran Bima, NTB ini, siapapun yang terpilih masih tetap bisa dikritisi dan diawasi oleh lembaga resmi seperti DPR atau DPRD. Bahkan dalam perjalannya, masyarakat bisa terus mengkontrol sehingga siapapun yang menjadi pemimpin tidak akan sangat otoriter dalam pemerintahan demokratis seperti sekarang ini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk belajar dari pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta lalu. Saat itu, masyarakat terkotak-kotak dengan berbagai isu sensitif, terutama agama. Hal ini harus dihindari, apalagi kekisruhan seperti ini bisa ditunggani kelompok radikal terorisme untuk melancarkan propaganda dan aksinya.

“Ingat radikalisme dan terorisme masih terus mengancam persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. Masyarakat harus waspada dan benar-benar jangan mudah terpancing dengan berbagai macam isu, terutama melalui media sosial dan media,” tutur Hamdan Zoelva.[ian]

Panglima TNI: Sidang Ke-5 Ausindo HLC Tunjukkan Persahabatan Kedua Negara

KONFRONTASI - Sidang ke-5 Austalia-Indonesia High Level Committee (Ausindo HLC) menunjukkan suatu ikatan hubungan persahabatan kedua negara yang telah terjalin akrab dan erat, baik pada tataran pimpinan maupun Perwira Staf kedua Angkatan Bersenjata.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin Sidang ke-5 Ausindo HLC bersama Pangab Australia Marsekal Mark D. Binskin. A. C., di Gedung Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/11/2017).

Ini Kronologi Kecelakaan yang Dialami Novanto

KONFRONTASI-Ketua DPR RI Setya Novanto dikabarkan mengalami kecelakaan mobil, Kamis (16/11/2017). Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, menuturkan, kecelakaan terjadi tak jauh dari rumah sakit tersebut.

Ia menjelaskan, saat itu Novanto terburu-buru menuju ke studio salah satu stasiun televisi swasta untuk melangsungkan siaran langsung.

Setelah melangsungkan siaran langsung, Novanto berencana mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memberikan keterangan.

Pages