29 March 2017

Nasional

Akom Diduga Ikut Terciprat Uang Panas e-KTP

KONFRONTASI- Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin alias Akom diduga ikut menerima fulus proyek e-KTP. Uang itu diberikan oleh mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman.

Irman, yang kini duduk sebagai terdakwa skandal e-KTP, mengungkapkan, permintaan uang itu terjadi pada akhir tahun 2013. Saat itu, Akom sedang butuh uang untuk acara dengan kepala desa, camat, dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bekasi.

SBY Mengaku Sudah Lama Ingin Kembalikan Mobil Kepresidenan

KONFRONTASI-Terkait mobil kepresidenan yang dipinjamkan negara, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku akan segera mengembalikannya. Hanya, SBY ingin memastikan, saat dikembalikan, mobil tersebut dalam keadaan baik.

Menurut SBY, melalui rilis yang diterima dari juru bicara Partai Demokrat Imelda Sari, Selasa (21/3/2017) malam, saat ini mobil berjenis Mercedes-Benz S600 Guard itu baru saja selesai menjalani perbaikan.

Tags: 

SBY Kembalikan Mobil ke Istana

JAKARTA- Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono bersedia mengembalikan mobil dinas presiden yang dipinjamnya dari negara.

 

Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala mengatakan, beberapa waktu lalu, SBY menyatakan komitmennya untuk mengembalikan mobil VVIP setelah lebih dari dua tahun dipinjam.

Tags: 

Sandiaga Komentari Djarot soal Perseteruan 2 Orang Super Kaya

JAKARTA-Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, menjawab sindiran Djarot Saiful Hidayat, calon wakil gubernur DKI nomor pemilihan dua, soal permintaan penundaan penanganan dugaan kasus penggelapan penjualan lahan yang melibatkan Sandiaga.

KPK Didesak Beberkan Siapa 14 Orang yang Telah Kembalikan Uang e-KTP yang Ditilep

KONFRONTASI-Pusat Kajian Anti-Korupsi (PUKAT), Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi membeberkan 14 orang yang telah mengembalikan uang dalam kasus korupsi e-KTP.

"Kami memberikan dukungan penuh kepada KPK untuk menuntaskan kasus mega korupsi KTP-e. Kami meminta KPK untuk membuka nama 14 orang yang telah mengembalikan uang hasil korupsi tersebut, demi tegaknya rasa keadilan dalam kasus tersebut," kata peneliti Pukat Hifdzil Alim di Yogyakarta, Rabu.

Dibalik Aksi Semen Kaki, Seorang Petani Kendeng Meninggal Dunia

KONFRONTASI - Kabar duka datang dari rombongan petani Kendeng yang melakukan aksi penolakan terhadap pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah. Patmi (48), salah satu peserta aksi meninggal dunia beberapa lama setelah melakukan aksi semen kaki.

Pada Senin (20/3) kemarin, sejumlah perwakilan Petani Kendeng bertemu dengan Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki. Usai pertemuan, disepakati ada petani yang tetap melanjutkan aksi semen kaki, ada pula yang pulang ke Jawa Tengah.

Petani Kendeng Meninggal, Bagaimana Respon Istana?

KONFRONTASI-Patmi (48), warga Kendeng yang mengikuti aksi mengecor kaki di depan Istana untuk memprotes pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah, meninggal dunia. Merespon hal itu, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ikut menyampaikan duka cita.

 

"Tim saya udah bantu urus ya. Berduka cita, jantung ya, kemungkinan juga faktor capek ya. Tapi ya memang kita himbaulah kalau mau menyampaikan pendapat, aspirasi, jangan aksinya mengambil risiko pada keselamatan," kata Teten di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/3/017).

KPK Dianggap Mainkan Logika Konyol untuk Selamatkan Ahok

KONFRONTASI-Pimpinan Rumah Amanah Rakyat (RAR) Ferdinand Hutahaean mempertanyakan sikap independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut sejumlah kasus yang menyeret nama Basuki Tjahaja Purnama.

Ferdinand mencontohkan, kasus yang paling menjadi fokus dan perhatian kali ini sebagai tinjauan sikap atas eksitensi KPK adalah terhadap kasus pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang berdasarkan audit BPK menyatakan adanya kerugian negara ratusan milliar dan dugaan korupsi pembuatan EKTP dengan kerugian trilliunan rupiah.

Saksi Ahli Kubu Ahok Dianggap Tidak Independen

KONFRONTASI- Saksi ahli agama KH Ahmad Ishomuddin yang dihadirkan oleh kubu Ahok dianggap kubu pelapor Samsul Hilal tidak independen dan memihak.

Lantaran, pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu keceplosan telah dibriefing oleh salah satu kuasa hukum Ahok Humphrey Djemat.

"Seharusnya dan sepatutnya sebagai saksi ahli menyampaikan kesaksian secara independen tanpa berpihak kepada pihak manapun. Tadi saksi ahli kedua sempat keceplosan," ungkapnya di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Istana Sebut SBY Masih Pakai Mobil Dinas Kepresidenan

KONFRONTASI-Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ternyata masih menggunakan mobil dinas kepresidenan meski sudah tak menjabat sebagai presiden lagi. Hingga lebih dari dua tahun setelah tidak menjabat, mobil itu belum dikembalikan ke pemerintah.

Kepala Sekretariat Presiden, Darmansjah Djumala mengakui itu. Satu unit mobil dinas kepresidenan, dipinjam SBY sejak tidak menjabat lagi sejak 20 Oktober 2014.

"Mobil kepresidenan yang operasional ada tujuh unit. Satu dipinjamkan kepada Presiden terdahulu," kata Djumala dilansir VIVA.co.id, Selasa 21 Maret 2017.

Tags: 

Pages