28 February 2017

Nasional

Menkes: Penyakit Katastropik Kuras Dana JKN Hingga Rp16,9 Triliun

KONFRONTASI-- Menteri Kesehatan (Menkes) Prof Nila Djuwita F Moeloek mengemukakan penyakit katastropik di Tanah Air telah menghabiskan biaya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga 29,67 persen dari total anggaran, yakni mencapai Rp16,9 triliun.

Bachtiar Nasir Bantah Pernyataan Kapolri Soal Transfer ke Turki

KONFRONTASI-Pengacara Bachtiar Nasir, Kapitra Ampera, membantah pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait slip transfer uang dari Yayasan Keadilan untuk Semua, yang menampung dana aksi 411 dan 212, ke Turki.

"Soal pernyataan Kapolri, saya ingin luruskan ya, mungkin Bapak Kapolri dapat informasi yang kurang akurat, mungkin ya, dapat informasi yang kurang lengkap," ujar Kapitra dalam pernyataannya, Kamis (23/2/2017).

Kejamnya 'Buaya Putih', Nelayan Dimangsa Demi Reklamasi, KPK Tak Berdaya

KONFRONTASI-Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta digeruduk Komunitas Nelayan Tradisional dan nelayan Pantai Utara Jakarta yang menggelar aksi demo. Aksi sebagai bentuk dukungan terhadap Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta yang tengah bersidang menggugat Kemenko Kemaritiman.

“Bapak hakim kami sangat menghormati hukum dan Pancasila. Kami minta perlindungan Pak Hakim dari kekejaman ‘Buaya Putih’, dimana meski sudah dilaporkan ke KPK buaya ini sangat kebal,” kata Wakil Ketua KNT, Kalil bin Charli (59) dalam orasinya, di depan Gedung PTUN, Jakarta Timur, Kamis (23/2).

Tags: 

Polda Metro Tangguhkan Penahanan Firza Husein

KONFRONTASI-Penyidik Polda Metro Jaya menangguhkan penahanan tersangka dugaan upaya makar Firza Husein pada Rabu (22/2).

"Kemarin (Rabu) sore sudah kita tangguhkan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Kamis.

Argo mengatakan Firza telah keluar dari Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Polri Kelapa Dua Depok Jawa Barat.

Argo mengungkapkan penyidik kepolisian telah memeriksa Firza sehingga mempertimbangkan untuk mengabulkan penangguhan penahanan.

Kolonel Suradi Resmi Jabat Kepala Biro Umum Bakamla RI

KONFRONTASI- Kolonel Laut (P) Suradi Agung Slaamet, S.T., S.Sos., M.M. resmi menjabat sebagai Kepala Biro Umum Bakamla RI dalam acara pelantikan yang dipimpin oleh Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., di Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo No. 11 Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2017).

Tags: 

Din: Jangan Anggap Remeh Ancaman Komunisme

KONFRONTASI-Indonesia saat ini tengah menghadapi ancaman kebangkitan komunis.Karenanya setiap orang diminta tidak menganggap remeh ancaman tersebut.

"Komunisme salah satu ancaman serius bangsa, jangan anggap remeh," kata Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin yang merangkum masukan dari pimpinan-pimpinan ormas Islam di rapat pleno Wantim MUI, Rabu (22/2) kemarin.

Menteri LHK Terbitkan Permen Pemulihan Lahan Gambut

KONFRONTASI-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengeluarkan aturan pelaksanaan pemulihan ekosistem gambut melalui empat Peraturan Menteri (Permen) sebagai turunan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut.

Orba dan Rezim Reformasi Memotong Sejarah Ulama

KONFRONTASI-Dahulu, ada tokoh pendidikan internasional, namanya Dr. Sudjatmoko (Rektor Universitas PBB). Beliau pernah berkata, pada zaman akhir ini, alternatif pendidikan terbaik adalah pondok pesantren, dengan catatan: memakai manageman modern. Secara metode mengaji tetap memakai salafiyah, namun dalam hal tata-kelola menggunakan manageman modern.

MUI Dukung Pemerintah Ubah Kontrak Karya Freeport Jadi IUPK

KONFRONTASI-Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung upaya pemerintah dalam mengubah kontrak karya PT Freeport Indonesia menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin mengatakan, ormas-ormas Islam di Indonesia sudah lama mengingatkan pemerintah mengenai ancaman kedaulatan negara oleh kepentingan pihak luar. Apalagi, Undang-Undang Mineral dan Batu Bara (Minerba) mendukung kepentingan pihak luar dalam sumber daya alam Indonesia.

Patrialis Sebut Rekan-rekannya di MK Tak Ada yang Ikut-ikutan

KONFRONTASI-Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar, menyebut para koleganya di MK tidak ikut-ikutan dalam kasus dugaan suap terkait uji materi UU 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Menurut Patrialis, delapan hakim MK lainnya bersih dari dugaan terlibat dalam kasus yang menjeratnya.

"Insya Allah enggak ada. MK itu clear. Sahabat saya, hakim-hakim MK, Insya Allah kita semua baik-baik. Semua hakim MK baik-baik, bagus-bagus," ujarnya usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (22/2).

Pages