19 April 2018

Nasional

Indonesia Bisa Bubar Jika Masih Dikelola Secara Sentralistik

KONFGRONTASI-Pemerintahan di era Presiden Joko Widodo ini belumlah berubah bagi kemajuan masyarakat Indonesia di daerah-daerah. Nyatanya, pengelolaan pemerintahan dan pengelolaan negara masih saja sentralistik, tidak beda dengan era presiden-presiden Indonesia terdahulu.

Tags: 

Korupsi Korporasi: KPK Blokir Rekening Nindya Karya dan Sita Aset Tuah Sejati

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pengusutan korupsi yang dilakukan PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati. Setelah melakukan penetapan tersangka, kini lembaga antirasuah itu melakukan pemblokiran dan penyitaan aset.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pihaknya sudah memblokir rekening PT Nindya Karya senilai Rp 44 miliar dan menyita beberapa aset PT Tuah Sejati.

Pemblokiran rekening itu itu dilakukan sebagai upaya untuk pengembalian aset hasil korupsi yang diduga dilakukan oleh BUMN konstruksi tersebut.

Ketahanan Nasional Terancam Dosen Impor

KONFRONTASI - Wacana Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mendatangkan sekitar 200 dosen dari luar negeri disesalkan banyak pihak. Rencana Kemristekdikti itu bakal makin lancar dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Ketua DPR Bambang Soesatyo atau disapa Bamsoet meminta kementerian yang dipimpin Mohamad Nasir tersebut melakukan pemetaan tentang kebutuhan setiap perguruan tinggi terlebih dahulu.

Mahasiswa KAMMI Bakar Tangan Sambut Jokowi di Semarang

KONFRONTASI - Puluhan Mahasiswa yang bergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Jawa Tengah mengadakan aksi bakar tangan dan bakar Kursi Presiden sembari meneriakan selogan #CukupJokowi. Aksi ini dilakukan dalam rangka menyambut presiden Jokowi yg melakukan kunjungan nya ke Semarang.

Soal Kitab Suci Fiksi, Muhammadiyah Pahami Maksud Pernyataan Rocky Gerung

KONFRONTASI- Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas menegaskan bahwa Alquran murni berisi firman dan wahyu dari Tuhan, bukan fiksi. Penegasan ini untuk membantah pernyataan Dosen Filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung yang menyebut kitab suci adalah fiksi.

"Kalau Bahasa Alquran semuanya itu adalah firman dan wahyu. Jadi tidak ada yang fiksi," tegas Yunahar di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Kamis (12/4).

Menurut Yunahar, pernyataan Rocky yang menyebut kitab suci adalah fiksi, rentan salah tafsir di masyarakat. Sebab fiksi adalah hal yang dibuat-buat berdasarkan khayalan.

"Kita tak menggunakan kata fiksi, takut orang salah paham," ujar Yunahar.

Kendati demikian, Yunahar memahami maksud pernyataan Rocky. Pria yang juga menjabat Wakil Ketua MUI Pusat itu menyebut Rocky mendefinisikan fiksi sebagai hal yang belum terjadi meskipun benar keberadaannya.

Rocky mengatakan dalam kitab suci disebutkan tentang akhir zaman dan belum terjadi. Karena itu dia menyebut fiksi. Namun dia mengharapkan eskatologi dari kita sucinya.

"Setidaknya itu perbedaan istilah kalau bagi Pak Rocky fiksi itu tidak fiktif. Fiksi itu belum realita, tapi benar. Kalau Alquran begitu," kata Yunahar.

PGI Tak Persoalkan Pernyataan Rocky Gerung Soal Kitab Suci Fiksi

KONFRONTASI-Pernyataan pengajar filsafat Universitas Indonesia, Rocky Gerung, mengenai kitab suci sebagai fiksi menimbulkan banyak reaksi dan tanggapan. Rocky Gerung dilaporkan ke polisi akikbat pernyataannya saat menjadi narasumber dalam program televisi, Selasa (10/4).

Menanggapi kisruh pernyataan Rocky tersebut, Kepala Humas Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Jeirry Sumampow menyatakan pihaknya tak merasa terganggu. Jeirry menilai isu mengenai keagamaan saat ini dibuat terlalu sensitif sehingga meninggalkan akal sehat dan objektivitas.

Elite Partai Rebutan Posisi Cawapres, Rizal Ramli Keliling Daerah

KONFRONTASI- Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menilai, langkah Tokoh Nasional Rizal Ramli dalam menghadapi pilpres 2019 sangat tepat dan patut diapresiasi.

Tags: 

Rizal Ramli : Ekonomi Lesu sampai 2019. Pemerintah Harus Introspeksi dan Mawas Diri

KONFRONTASI- Pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan banyak berubah sepanjang 2018-2019. Kebjakan super konservatif yang dibuat tim ekonomi pemerintah menjadi biang keladinya. Teknokrat senior Rizal Ramli mengingatkan para pemimpin untuk mawas diri dan bisa berlapang dada melakukan introspeksi. Kalau tidak mampu  memperbaiki nasib  rakyat lebih baik  sudahi saja. Jangan hanya sibuk memoles diri.

Pesan Tiket KA Lebaran 2018 Mulai 16 April 2018, 20 Kereta Api Tambahan Lebaran Tersedia

KONFRONTASI -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan 20 kereta api tambahan dengan total 40 perjalanan dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2018. Tiket kereta api tambahan yang memiliki kapasitas 23.752 tempat duduk per hari itu akan serentak dijual mulai 16 April 2018 pukul 00.01 WIB. 

Alangkah Baiknya Tunda Dulu Untuk Mengkonsumsi Makanan Ini Sebelum Interview Kerja

KONFRONTASI - Mencari pekerjaan memang bukan menjadi perkara yang mudah untuk di lakukan. Selain karena jumlah karyawan yang dibutuhkan perusahaan terbatas, persaingan diantara banyak calon pendaftar juga semakin ketat. Dari sekian banyaknya persaingan yang harus dilakukan, sesi wawancara adalah merupakan babak final yang menentukan seseorang diterima atau tidaknya sebagai karyawan.

Pages