21 November 2017

Nasional

Antam, Bukit Asam dan PT Timah Bakal Dijual Menteri Rini? Kayak Indosat, Diobral. Nawa Cita Dirusak Berat!

KONFRONTASI-  Dibawah Meneg BUMN Rini Soemarno (Rinso)  setidaknya  tiga badan usaha milik negara yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit AsamTbk (PTBA) dan PT Timah Tbk (TINS) akan melakukan perubahan anggaran dasar sehubungan dengan telah beralihnya kepemilikan mayoritas menjadi milik PT Inalum (Persero) sebagai induk holding tambang.

Meneg BUMN Rinso Dinilai Ceroboh, Dicurigai Jual Obral Aset BUMN dengan PP 72/2016 yang Langgar UU

 KONFRONTASI- Perubahan Peraturan Pemerintah No. 44/2005 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada BUMN, sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 72/2016 yang dirilis persis pada penghujung tahun 2016 kemarin, mendapat tanggapan dari DPR.Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menolak Peraturan Pemerintah No. 72/2016 tentang BUMN yang mengatur tata cara penyertaan modal negara dan pengalihan kekayaan negara pada BUMN tanpa harus melalui persetujuan DPR. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan UU BUMN.

Innalillahi, Dirut Angkasa Pura I Meninggal Dunia

Konfrontasi - Kabar duka datang dari PT Angkasa Pura I. Direktur Utama Danang S Baskoro meninggal dunia siang tadi.

Corporate Secretary AP I, Israwadi menjelaskan Danang sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

"Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S Baskoro berpulang ke Rahmatullah, Sabtu, 18 November 2017 pukul 12.30 WIB di RS Haji Pondok Gede, Jakarta.

Ketua MPR Ajak Elite Politik Jaga Kehormatan Lembaga Negara

Konfrontasi - Ketua MPR Zulkifli Hasan kembali mengimbau pimpinan dan elite politik untuk menjaga kehormatan lembaga negara.

Hal itu dikemukakan terkait kasus yang tengah menjerat Ketua DPR Setya Novanto

“Mari jaga kehormatan lembaga negara MPR dan DPR yang merupakan amanat rakyat ini. Hentikan mempermainkan rakyat dengan menggunakan lembaga untuk kepentingan pribadi,” kata Zulkifli dalam orasi kebangsaan sekaligus menutup Muktamar ke-40 Al Irsyad di Hotel Sahira, Sabtu (18/11/2017)

Bebaskan Sandera tanpa Korban, TNI Banjir Pujian

Konfrontasi - Anggota Komisi I DPR Jazuli Juwaini mengapresiasi keberhasilan TNI dan Polri membebaskan 1300 warga yang menjadi sandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Desa Kimbely dan Banti, Mimika, Papua.

TNI dan Polri berhasil mengevakuasi 347 orang, dan menjamin keamanan 1000 warga yang menetap di dua desa tersebut.

Aksi Kopassus dan pasukan elite Batalyon 751 Raider itu telah berhasil membuat KKB kabur.

Digugat Rp5 Miliar, Asisten I Pemkot Surabaya Lapor Bu Risma

Konfrontasi - Setelah empat kali mangkir dari panggilan sidang dengan agenda mediasi, Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya, Yayuk Eko Agustin (prinsipal) akhirnya hadir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Yayuk Eko Agustin digugat perdata secara perorangan oleh Rudi Marudut (45) warga Jl Kebraon.

Gugatan diajukan Rudi setelah dirinya dilaporkan Polrestabes Surabaya atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan ditetapkan sebagai tersangka Kamis (26/10/2017).

Didampingi kuasa hukum Pemkot Setijo Boesono, tergugat (Yayuk) sempat menunjukan sikap arogansi dengan menolak perdamaian dan meninggalkan sidang mediasi. Yayuk menyatakan akan melapor ke Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terlebih dahulu. Ia juga minta Jedah waktu dua minggu.

“Jadi, tergugat meminta jedah waktu dua minggu, untuk terlebih dahulu melaporkan hasil mediasi kemarin pada Wali kota, yang saat ini berada di Spanyol,” ungkap Benhard, kuasa hukum penggugat (Rudy Marudut).

Sementara Victor A Sinaga juga juga tim kuasa hukum penggugat menyatakan bahwa jawaban tergugat dianggap sebuah alasan klasik untuk menggagalkan upaya perdamaian.

“Itu hanya alasan klasik menurut saya, ini (sidang mediasi,red) ada batas waktunya, lagi pula apa urusannya dengan walikota, kok dia laporkan hasil mediasi, emang nya Yayuk disuruh Risma untuk laporkan klien kami,” kata Victor kesal.

“Ini gugatan pribadi, yang kami tujukan pada Yayuk bukan pada pemerintahan ngapain juga pakai lapor wali kota. Pertanyaannya sekarang ada apa? kan begitu,” imbuhnya.

Atas keterangam Victor tersebut, saat dikonfirmasi wartawan Yayuk memilih menghindar begitu juga dengan Setijo yang memilih untuk bungkam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Asisten I (Bidang Administrasi Pemerintahan) Pemerintah Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin, digugat perdata secara perorangan oleh Rudi Marudut (45) warga Jl Kebraon.

Gugatan diajukan Rudi setelah dirinya dilaporkan atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan ditetapkan sebagai tersangka Kamis (26/10/2017).

Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Tempat Hiburan di Jakarta

Konfrontasi - Aparat Polda Metro Jaya membongkar jaringan AJ yang merupakan kawanan yang kerap memasok narkoba ke tempat-tempat hiburan malam di Jakarta. Dari lima orang ini, satu diantaranya perempuan.

Kelima orang ini dibekuk subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dibeberapa lokasi berbeda dalam kurun waktu dua bulan. Penangkapan ini untuk antisipasi maraknya peredaran narkoba menjelang tahun baru.

KPK Siapkan Cara untuk Gugurkan Praperadilan Kedua Setya Novanto

Konfrontasi - Ketua DPR, Setya Novanto, kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas kasus proyek e-KTP. Penetapan tersangka terhadap Novanto adalah yang kedua kalinya dilakukan KPK setelah yang pertama dimentahkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di sidang praperadilan.

Usai penetapan tersangka yang kedua kalinya, tim pengacara Novanto kembali melancarkan perlawanan dengan melayangkan gugatan praperadilan lagi.

Pengacara Novanto Mau ke Pengadilan HAM Internasional, Ini Kata Pakar Hukum

Konfrontasi - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, berencana menuntut penahanan kliennya oleh KPK ke pengadilan HAM internasional. Pakar hukum pidana Romli Atmasasmita menilai hal itu tidak tepat. 

"Sebentar, Komnas HAM belum bergerak kok ngapain, kalau ada pelanggaran HAM kan dia yang turun. Kedua, ini penegakan hukum kok, gimana ceritanya," kata Romli setelah mengisi seminar Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Jayabaya di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (18/11/2017).

Garda NTT Kecewa dengan Sikap Setya Novanto, Ini Alasannya

Konfrontasi - Sikap Ketua DPR Setya Novanto dianggap mempermalukan citra Nusa Tenggara Timur (NTT).

Meski bukan warga asli NTT, Novanto melaju ke senayan dari daerah pemilihan provinsi tersebut.

Ketua Organisasi Pemuda Gerakan Patriot Muda Nusa Tenggara Timur (Garda NTT) Wilfrid Yons Ebiet menilai sikap Novanto tidak kesatria.

"Perilaku Novanto tidak hanya mempermalukan, tetapi juga melucuti dan meruntuhkan kewibawaan lembaga DPR," ujar Ebiet di Jakarta, Sabtu, (18/11/2017).

Pages