29 April 2017

Nasional

Dari Mana Keponakan Novanto Dapat Modal untuk Ikut Tender e-KTP?

Irvanto Hendra Pambudi [ist]

KONFRONTASI-Jaksa Penuntut Umum KPK mencecar keponakan Ketua DPR Setya Novanto bernama Irvanto Hendra Pambudi terkait kekuatan modal PT Murakabi Sejahtera miliknya yang memimpin konsorsium Murakabi untuk mengikuti lelang pengadaan KTP Elektronik.

"Berapa modal Murakabi saat mengikuti tender e-KTP? Tahu kan nilai proyek e-KTP Rp5,9 triliun?" tanya Jaksa Irene di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

"Waktu ikut tender saya cukup percaya diri dari kontrak di luar... kami punya sekitar Rp600 miliar," jawab Irvan.

Irvan bersaksi untuk dua terdakwa yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

Irvan mengaku PT Murakabi itu dibelinya pada 2006 dengan membeli saham adik Andi Narogong, Vidi Gunawan. Irvan sudah mengenal Vidi yang merupakan teman SMA-nya di Bogor. Sehingga Irvan pun menjabat sebagai Manager Business Development PT Murakabi Sejahtera pada 2007-2010 dan pada 2010 ia menjadi direktur pada perusahaan itu.

"Saat saya beli saham PT Murakabi sebesar 30 persen itu Rp30 juta jadi total modal Rp120 juta tapi itu tahun 2006 lalu kami dapat klien-klien besar ada yang sampai Rp600 miliar" ungkap Irvan.

"Lalu dari proyek Rp600 miliar dapat keuntungannya berapa ?" tanya jaksa Irene.

"Kami ada satu proyek yang Rp600 miliar, di luar itu masih ada proyek lain," jawab Irvan.

"Apa Murakabi hanya ikut menambah-nambah saja dari dua perusahaan lain atau diinfokan perusahan pendamping saja?" tanya jaksa Irene.

"Tidak, tapi PT Stacopa memang modalnya lebih besar dari Murakabi. Murakabi jadi pemimpin karena di 4 perusahaan konsorsium murakabi yang punya izin botasupal hanya Murakabi," jelas Irvan.

Jenderal Gatot: Prajurit Jangan Nodai Kepercayaan Rakyat

KONFRONTASI-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo merasa bangga dan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI dimanapun bertugas dan berada, atas segala loyalitas, dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan.  Oleh karenanya, seluruh prajurit TNI untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah diberikan petunjuk dan bimbingan, sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik dan membanggakan.
 
“Masyarakat melihat langsung apa yang telah kita kerjakan, sehingga institusi TNI mendapat kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia, jangan nodai kepercayaan rakyat,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan dihadapan 1.100 Prajurit TNI (AD, AL, AU), bertempat di Shalter Charlie, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Kamis (27/4/2017).
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyatakan bahwa, berdasarkan hasil salah satu lembaga survey di Indonesia menyebutkan bahwa citra kelembagaan negara telah menempatkan institusi TNI sebagai lembaga negara dengan citra baik.  Semuanya itu bukan kerja saya, akan tetapi kerja seluruh prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas.  “Apabila kita merusak kepercayaan rakyat atau melanggar aturan, maka yang tersiar negatif bukan hanya saya atau kalian, tetapi TNI,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
 
“Masyarakat menilai bahwa kalian para prajurit telah melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara, sehingga dapat di percaya. Hal ini sangat penting karena TNI bertugas dalam rangka menjaga dan mengawal kedaulatan NKRI bersama-sama dengan rakyat. Jadi, prajurit TNI tidak bisa dipisahkan dengan rakyat,” ujar Panglima TNI.
 

Bakamla RI Segera Kumpulkan Coast Guard dari 21 Negara

KONFRONTASI-Dalam wakut dekat, Bakamla RI akan  mengumpulkan perwakilan coast guard dari 21 negara, dalam acara Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) 2017.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat persiapan  MSDE 2017 yang dipimpin oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. di Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Sutomo No. 11, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).

Tags: 

Panglima TNI Apresiasi Tugas Prajurit Amankan Pilkada Serentak

KONFRONTASI-  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengapresiasi tugas-tugas prajurit TNI dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2017 di seluruh Indonesia yang berjalan dengan tertib, aman dan lancar serta telah menunjukkan sikap netral, sehingga tetap dipercaya masyarakat. Demikian dikatakan Panglima TNI saat memberikan pengarahan kepada 475 prajurit TNI AD, AL dan AU, di Gedung Tedi Kustari Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (27/4/2017).
 

May Day, 200 Ribu Anggota FSP KEP-KSPI Siap Turun ke Jalan

KONFRONTASI-Ketua umum Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan (FSP KEP), Sunandar, menyampaikan may day adalah hari buruh internasional yang wajib dijadikan hari evaluasi untuk kesejahteraan buruh walaupun sebagai hari libur nasional bukan berarti bukan hari liburan untuk buruh Indonesia karena masih banyak yang harus diperjuangkan dan masih banyak yang disuarakan melalui Unjuk rasa damai yang dipusatkan di kabupaten maupun provinsi.

TNI Siapkan Satgas Kompi Zeni Konga XXXVII-D untuk Ditugaskan ke Republik Afrika Tengah

KONFRONTASI-  Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang akan bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) selama satu tahun di wilayah Republik Afrika Tengah/Central Afrika Republic (CAR) untuk menggantikan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-C/Minusca yang akan berakhir masa tugasnya.

Upacara pembukaan Latihan Pratugas Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca digelar dalam suatu upacara beberapa waktu lalu, dengan Inspektur Upacara Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Ahmad Marzuki, bertempat di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul Bogor Jawa Barat.

Dalam sambutannya Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Ahmad Marzuki mengatakan bahwa, para prajurit Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca yang mengikuti PDT (Pre Deployment Training) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI merupakan prajurit-prajurit yang terpilih melalui seleksi yang ketat dan sulit.

Lebih lanjut Brigjen TNI Ahmad Marzuki menyampaikan bahwa, materi latihan yang akan didapatkan meliputi materi umum berupa Core Pre Deployment Training Material (CPTM), CPDT (Core Pre Deployment Training), materi teknis, materi pendukung dan beberapa materi aplikasi yang dirancang khusus guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas. “Personel Satgas harus memahami karakterisitik wilayah Afrika yang tentu saja berbeda dengan negara kita, baik dari sudut geografis, demografis maupun kondisi sosial budayanya”, katanya.

“Semua materi yang diberikan kepada peserta PDT merupakan bekal persiapan yang dirancang sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan SOP (Standar Operasi Prosedur) dan ROE (Rule Of Engagment) di daerah misi serta sejalan dengan tuntutan operasi penugasan,” ujar Brigjen TNI Ahmad Marzuki.

Tags: 

Ahok Keok, Aqil Siradj Harus Mundur Dari Ketum PBNU

KONFRONTASI- Sikap  tidak bijak Ketum PBNU Said Aqil Siradj yang mendukung terdakwa penista agama di putaran kedua Pilgub DKI perlu mendapat evaluasi serius dari internal organisasi dan warga NU.

Sebab selain mencoreng kehormatan NU, dukungan dan pembelaan nekat Aqil Siradj kepada Basuki Tjahaja Purnama, juga telah menimbulkan perpecahan di umat Islam.

Terungkap, Keponakan Novanto Ternyata Pernah Bergabung Dalam Konsorsium e-KTP

KONFRONTASI- Mantan Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi, mengaku pernah bergabung dengan konsorsium pelaksana proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Hal itu diakui Irvan saat bersaksi dalam sidang kasus korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/4/2017).

"Pada saat tender e-KTP, Murakabi ikut jadi konsorsium," ujar Irvan kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Reformasi Pendidikan akan Digulirkan Mulai Tahun Ajaran Baru

KONFRONTASI-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah menjalankan reformasi pendidikan mulai tahun ajaran baru 2017-2018.

"Mulai tahun ajaran baru nanti, guru-guru harus delapan jam berada di sekolah," katanya saat membuka Pameran Pendidikan dan Peluncuran Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis.

Dengan demikian, ia menjelaskan, kegiatan belajar mengajar di sekolah harus diselenggarakan minimum delapan jam dalam sehari namun ditiadakan pada Sabtu dan Minggu.

Pada hari Sabtu dan Minggu, ia melanjutkan, sekolah tidak boleh menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar namun tetap boleh menjalankan kegiatan-kegiatan tambahan seperti ekstrakurikuler, pramuka, atau latihan kepemimpinan.

"Silakan. Tetapi prinsipnya, hari Sabtu dan Minggu bukan merupakan jam dinas dari sekolah," katanya.

Ia berharap perubahan itu tidak disalahtafsirkan sehingga seolah-olah anak-anak harus berada di kelas terus menerus selama delapan jam atau penambahan mata pelajaran.

"Bahkan, saya cenderung mata pelajaran SD dan SMP akan dikurangi. Jadi jumlah mata pelajaran dikurangi, tetapi jumlah kegiatannya semakin banyak," kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

"Kalau pelajaran banyak gurunya yang ceramah, yang pintar gurunya bukan muridnya, paling enggak gurunya pintar ceramah. Kalau mau ceramah, di pengajian saja, di masjid, di gereja, tetapi untuk di sekolah guru tidak diridai kalau banyak ceramah," katanya.

Ia mengatakan guru harus kreatif mengembangkan metode untuk membangkitkan aktivitas, minat, dan semangat murid untuk belajar.

Muhadjir mencontohkan, kalau dalam sehari ada tiga pelajaran masing-masing 45 menit, berarti dua jam pelajaran digunakan untuk belajar dan sisanya untuk kegiatan lain seperti membaca buku.

"Yang tahu persis adalah guru, bagaimana pendidikan karakter yang sekarang sudah mulai ditatar oleh tenaga-tenaga ahli," katanya.

Aneh, Pengirim Karangan Bunga untuk Ahok Banyak yang Tak Gunakan Nama Asli

KONFRONTASI-Setelah dipastikan kalah dalam quick count Pilgub DKI Jakarta, pasangan Ahok-Djarot mendapatkan kiriman ribuan karangan bunga. Sayangnya, pengirim karangan bunga tersebut tidak ada yang menggunakan nama asli dan terkesan seperti sebuah lelucon.

Berdasarkan pantauan, ribuan karangan bunga tersebut, kali pertama datang pada, Senin 24 April 2017 lalu di Balai Kota DKI Jakarta. Hingga saat ini, karangan bunga terus berdatangan dan mencapai 1.000 buah.

Tags: 

Pages