25 April 2018

Nasional

Air Meluap dan Banjir, Ini Akibat Gunung Sampah Plastik Raksasa Menyumbat Sungai di Indonesia

KONFRONTASI -  Krisis limbah plastik di Indonesia telah begitu akutnya sehingga tentara dikerahkan untuk memberikan bala bantuan, khususnya untuk menangani masalah sampah di Sungai Citarum, di Jawa Barat. Masalah yang masih menghantui Indonesia ketika dunia memperingati Hari Bumi, yang jatuh hari Minggu (22/04).

Sungai-sungai dan selokan-selokan di Indonesia tersumbat oleh botol, tas dan kemasan plastik lainnya.

Para pejabat mengatakan mereka seperti terlibat dalam "pertempuran" melawan sampah yang menumpuk secepat mereka membersihkannya.

Abraham Samad Khawatir Kasus Novel Baswedan Menimpa Pimpinan KPK

Konfrontasi - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyayangkan kasus penyerangan terhadap penyidik Novel Baswedan belum juga terungkap. Kasus ini bisa saja kembali terulang, bahkan termasuk pimpinan lembaga itu.

"Jika tidak diproses dan tidak masuk ke meja hijau, saya khawatir akan menimpa pegawai KPK yang lain, termasuk pimpinan KPK," ungkap Abraham Samad di Palembang, Sabtu (21/4/2018) malam.

KPU Jatim Coret 818 Ribu DPT

Konfrontasi - Daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Jatim 2018 baru saja diumumkan.

Dari hasil penetapan yang dilakukan KPU Jatim, total ada 30.155.179 calon pemilih pada coblosan mendatang.

Jumlah itu mengalami pengurangan 230.020 orang jika dibandingkan dengan saat daftar pemilih sementara (DPS).

KPU Jatim mencoret seluruh nama pemilih tersebut karena dianggap tidak memenuhi syarat (TMS) dan sejumlah faktor lain.

KPU Jatim Polisikan Perusak Alat Peraga Kampanye

Konfrontasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo, Jawa Timur mengancam akan melaporkan orang-orang yang merusak alat peraga kampanye (APK) ke polisi.

''Itu termasuk tindak pidana. Kalau mereka terus melakukan perusakan, kami akan laporkan ke polisi,'' tegas Ketua KPU Sidoarjo M. Zainal Abidin.

Saat ini memang ditemukan beberapa perusakan terhadap APK pemilihan gubernur Jawa Timur. Salah satu temuan itu terdapat di Pagerwojo, Buduran, atau tak jauh dari Taman Abhirama.

Warga Baduy Ingatkan Pemerintah Jaga Alam Agar Tak Ada Bencana

Konfrontasi - Di puncak Upacara Seba Baduy tahun 2018, warga adat desa Kanekes (Baduy) mengingatkan pemerintah agar tak merusak alam. Apabila kegiatan merusak alam dilakukan, maka bukan tak mungkin bencana seperti gempa dan tsunami akan terjadi. 

Jaro Saija sebagai perwakilan masyarakat adat menyampaikan soal adanya tanah ulayat (kewenangan) seluas 5.380 hektar yang mesti dijaga. Tapi, penjagaan tersebut juga harus diperhatikan oleh Bapak Gede (gubernur) selaku pimpinan pemerintahan di daerah. 

Jangan Tunggu Dibayar untuk Datang ke TPS

Konfrontasi - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengingatkan, masyarakat untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019. Dia meminta masyarakat tidak merusak pesta demokrasi tersebut dengan memperjualbelikan hak suara mereka.

"Menggunakan hak pilih itu tidak perlu menunggu ada yang bayari, setuju? Datang ke TPS gunakan hak pilih Anda, tidak perlu ada yang dibayari. Jangan tunggu dibayari ya," ujar Arief di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2018).

Demokrat Harap Jokowi Kunjungi Korban Gempa Banjarnegara, Tapi Jangan Naik Motor

KONFRONTASI - Partai Demokrat mengkritik penanganan masalah bencana gempa yang terjadi era Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Wasekjen Demokrat, Andi Arief menjelaskan, sejauh ini belum ada atensi pribadi atau quick respon dari Presiden Jokowi terhadap bencana gempa, termasuk yang terjadi di Banjarnegara.

"Saya berharap warga di sana dikunjungi, tapi jangan naik motor," tulis dia dalam akun twitter pribadinya, @andiarief_, Sabtu malam (21/4).

Tags: 

Prajurit TNI dan Polri Jangan Menyakiti Hati Rakyat

KONFRONTASI - Kepada seluruh Prajurit TNI dan Polri untuk tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji dan jangan menyakiti hati rakyat, seperti penyalahgunaan narkoba, perilaku asusila, tindak kekerasan terhadap masyarakat, menjadi backing dan lain sebagainya, yang pada prinsipnya dapat merusak kepercayaan masyarakat kepada Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ombudsman: Kedatangan TKA Marak Seiring Masuknya Investasi China

KONFRONTASI-Ombudsman Republik Indonesia mengungkapkan, bahwa Indonesia setiap harinya telah kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal Cina. Sebanyak 70 persen TKA di antaranya didatangkan menggunakan pesawat terbang. Sedangkan 30 persen sisanya menggunakan transportasi laut.

Menurut Anggota Ombudsman, Laode Ida, arus penerbangan TKA terbanyak setiap harinya adalah di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

”Kami melihat arus tenaga kerja asing setiap hari menggunakan pesawat terbang. Mereka tiba jam 03.00 dan jam 06.00 waktu setempat,” ungkap Anggota Ombudsman, Laode Ida, Selasa (17/4) lalu, dilansir potretnews.com dari indopos.co.id.

Hal ini diketahui setelah Ombudsman melakukan investigasi ke Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara tahun lalu. Dari hasil investigasi tersebut ditemukan adanya TKA yang didatangkan menggunakan pesawat terbang. Ironisnya mereka datang hampir setiap harinya berturut-turut.

“Itu setiap hari, kita pantau-pantau sekarang ini. Kedatangan itu tidak pernah terputus,” ujarnya membeberkan.

Dari investigasi tersebut juga ditemukan bahwa kedatangan TKA bersamaan dengan investasi Cina di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

“Sehingga modal yang mereka bawa itu secara langsung menyertakan tenaga kerja yang mereka butuhkan, proyek-proyek atau investasi yang mereka bawa itu. Ini sebenarnya menunjukkan bahwa nilai investasi untuk rakyat itu sangat kecil,” ujarnya.

Ironisnya, jumlah TKA yang datang dari Cina semakin meningkat. Padahal, selain Cina, ada pula TKA yang berasal dari negara Jepang dan Singapura.

“Itu meningkat, meskipun posisinya ketiga. Pertama tetap Jepang, Singapura kemudian Tiongkok. Singapura pun sebenarnya sumbernya juga dari Tiongkok,” ujarnya.

Lebih jauh, dari hasil investigasi tersebut juga ditemukan bidang pekerjaan yang umumnya mereka tekuni adalah buruh dan supir angkutan barang.

“Yang terdata itu umumnya buruh, karena adanya bidang keahlian misalnya untuk pemasangan-smelter itu, karena mesinnya kan didatangkan dari negara mereka Tiongkok. Mulai dari pemasangan itu sampai pekerjanya,” ujarnya.

“Bahkan di Papua Barat, ada pabrik semen di sana hampir 100 persen pekerjanya dari Tiongkok. Termasuk sopir pengangkut bahan baku luar ke dalam dan bahan jadi dari pabrik ke luar,” pungkas Laode.
Tags: 

Serikat Pengemudi Ojek "Online" Somasi Manajemen Go-Jek dan Grab

Konfrontasi - Persatuan pengemudi aplikasi online roda dua dan empat yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Kesejahteraan (SIKAP) Nasional menyomasi PT Grab Indonesia, PT Karya Anak Bangsa, dan PT Transportasi Pengangkutan Indonesia.

Kuasa hukum SIKAP, Nasrul Dongoran, mengatakan, pihaknya meminta perusahaan aplikasi memberikan jaminan perlindungan jiwa kepada para pengendara.

Pages