12 November 2019

Nasional

Menhan Prabowo: Prajurit Sulit Sejahtera Kalau Ekonomi Bangsa Tidak Bagus

KONFRONTASI-Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk kali pertama mengikuti rapat kerja (Raker) dengan Komisi I DPR, Senin (11/11/2019).

“Saya belum ke Komisi I, kalian sudah nanya-nanya. Kisi-kisinya, nanti kalian ngga ada news. Tunggu nanti lah,” kata Prabowo di kompleks parlemen, Senayan.

Prabowo mengatakan, ingin kemampuan pertahanan yang memadai karena RI adalah negara yang luas. RI juga negara yang sangat kaya sumber alam sehingga jadi incaran banyak bangsa lain.

Tekan Angka Kecelakaan: Kendaraan Kini Wajib Dipasangi Alat Pemantul Cahaya Tambahan

KONFRONTASI -   Pemasangan alat pemantul cahaya tambahan (APCT) diwajibkab bagi kendaraan angkutan dan beberapa tipe kendaraan umum lainnya.

Untuk menekan angka kecelakaan, alat dalam bentuk stiker reflektor tersebut berfungsi memantulkan cahaya saat tersorot sinar lampu meski di area minim cahaya.

Ini Kata Pengamat: 99 Persen Pemda Tidak Mengalokasikan Minimal 20 Persen APBD Murni untuk Pendidikan

BANGUNAN sekolah yang ambruk di Sekolah Dasar (SD) Negeri Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa 5 November 2019. Seorang guru dan seorang siswa tewas, sementara 11 siswa lainnya mengalami luka-luka.*/ANTARA FOTO

 

KONFRONTASI -  Tragedi bangunan sekolah ambruk terus berulang. Selain menghambat proses kegiatan belajar mengajar, hal tersebut juga tidak jarang menimbulkan korban jiwa. Seperti yang terjadi di SD Negeri Gentong I Kota Pasuruan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Dhitta Luncurkan Dua Buku, Rizal Ramli Meneteskan Airmata Haru

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom senior DR. Rizal Ramli tak dapat menahan tangis haru saat menghadiri peluncuran buku Dhitta Puti Sarasvati di Hotel Sultan, tadi sore (Minggu, 10/11). Dhitta alumni ITB Mesin dan meraih MA Pendidikan di Universitas Bristol, Inggris (UK).

Butuh Waktu Setengah Hari Tembus Kemacetan Jalur Puncak

Konfrontasi - Pengguna jalan di sejumlah wilayah di Cianjur, Jawa Barat, menghabiskan waktu hingga 12 jam untuk sampai ke rumah karena terjebak dalam antrean panjang kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, sejak Sabtu (9/11) malam hingga Minggu (10/11/2019) pagi.

Tim Hukum Novel Siap Laporkan Balik Dewi Tanjung

KONFRONTASI-Tim Advokasi Independen Novel Baswedan akan menyusun materi laporan terhadap politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung. Upaya itu setelah Dewi melaporkan Novel Baswedan atas tuduhan melakukan rekayasa penyerangan air keras.

Anggota tim advokasi Saor Siagian mengatakan akan segera melaporkan balik Dewi Tanjung. Dalam waktu dekat, Saor menyatakan, akan melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya.

"Awal minggu depan. Tim kuasa hukum, sedang siapkan materinya," kata Saor dilansir Republika.co.id, Sabtu (9/11).

Novel Baswedan Khawatirkan Pernyataan Asal Bunyi Politikus PDIP Ditiru Pihak Lain

Konfrontasi - Pengungkapan kasus teror air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan tidak kunjung menemukan titik terang, setelah lebih dari dua tahun berlalu. Di penghujung tahun 2019, politikus PDIP Dewi Tanjung membuat laporan ke Mapolda Metro Jaya atas dugaan rekayasa kasus penyiraman air keras.

Novel sebagai korban enggan menanggapi banyak atas laporan tersebut. Hanya dengan tegas, mantan Kasatgas kasus simulator SIM itu mengatakan tindakan Dewi ngawur.

Istana Mulai 'Carikan Pendamping' Nadiem Makarim di Kemendikbud

Konfrontasi - Juru Bicara Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Fadjroel Rachman menyebut pihak Istana saat ini tengah menggodok calon Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamen Kemendikbud). Dia mengaku tengah membahasnya bersama Menteri Sekretariat Negara Pratikno.

"Saya dan Mensesneg Pratikno baru mendiskusikan Wamen untuk Mendikbud," ujar Fadjroel saat dikonfirmasi Liputan6.com, Sabtu (9/11/2019).

Rizal Ramli: Tidak Ada ‘Honeymoon’ Kabinet Sekarang, Kacau Sejak Minggu Pertama

KONFRONTASI- Kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin belum 100 hari. Tapi tidak ada ‘honeymoon‘. Sebab, dari minggu pertama ada banyak kekacauan.

Demikian disampaikan Tokoh Nasional Rizal Ramli di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Sabtu (9/11/2019).

“Karena Pemerintah sibuk dengan radikalisme radikulisme dan radikolisme (3R). Ini mungkin mengalihkan perhatian dari isu lain.

“Isu 3R itu buat becandain pemerintah. Kita harus tegaskan bahwa umat Islam gak radikal,” sambungnya.

Advokat Peradi Minta KPK Kejar Oknum Penegak Hukum yang Terima Gratifikasi Imam Nahrawi

Konfrontasi - KPK sudah mengobral informasi penting seputar aliran dana gratifikasi eks Menpora Imam Nahrawi yang digunakan lagi untuk gratifikasi kepada oknum penegak hukum lain.

“KPK harus segera melakukan koordinasi dengan pimpinan Penegak Hukum lain (Polri atau Kejaksaan) untuk mengungkap lebih jauh mata rantai dugaan korupsi Imam Nahrawi selama menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) terkait penggunaan uang gratifikasi sebesar Rp7,8 miliar,” kata Advokat Peradi, Petrus Selestinus kepada wartawan, Sabtu (9/10/2019).

Pages