23 November 2017

Nasional

Gerindra Curigai Jokowi-JK Jual Obral BUMN, Aset Bangsa

JAKARTA-Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Moh. Nizar Zahro mencium gelagat Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla (JK) yang bakal melakukan obral jual aset (for sale) milik negara dengan modus kerjasama dengan pihak swasta baik dalam maupun luar negeri.

Menurut dia, banyak aset negara berupa infrastruktur yang kemudian dilego oleh pemerintah kepada para pihak swasta, dari mulai Bandara, Tol dan bahkan Pelabuhan.

Lima Tahun Jokowi Berkuasa, 30 Juta Cina Masuk Indonesia? demikian sebuah Laporan

JAKARTA - Indonesia secara demografis (kependudukan) akan mengalami perubahan demografis secara radikal. Komposisi penduduk akan berubah dengan drastis, demikian sebuah laporan mengungkapkan.

Polisi Hentikan Perkara Viktor Laiskodat, Ini Reaksi MUI

KONFRONTASI-Polisi menghentikan penyelidikan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Viktor Laiskodat.

Sebelumnya, Viktor dilaporkan atas pidatonya yang menyebut sejumlah partai politik mendukung pro-khilafah dan intoleran. Adapun pelapornya adalah Partai Gerindra, PAN, Demokrat, dan PKS.

Viktor dituduh melanggar Pasal 156 KUHP atau UU Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan penyidik tak bisa menindaklanjuti kasus dugaan ujaran SARA Viktor Laiskodat. Sebab, ia disebut memiliki hak imunitas sebagai anggota DPR.

Berdasarkan penyelidikan, pidato kontroversial Viktor yang diduga berbau SARA itu dilakukan saat Viktor melaksanakan tugas sebagai anggota Dewan. Saat itu, anggota Dewan menjalani masa reses dan menemui konstituen di daerah pemilihan (dapil)-nya.

“Itu kita dapat informasi bahwa dia laksanakan pada saat reses dan melaksanakan tugas. Ada surat tugas. Sehingga berlaku hak imunitas diatur Undang-Undang MD3. Itu berarti hak imunitas anggota DPR. Sudah hasil penyelidikan,” kata Herry.

Dihentikannya penyelidikan kasus Viktor itu juga mendapat sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid angkat bicara.

Keterangan Nazaruddin Jangan Ditelan Mentah-mentah

KONFRONTASI-Ada abnyak kejanggalan dalam keterangan dan kesaksian mantan Bendaraha Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang harus dicek ulang kembali kebenarannya, terutama soal waktu dan tempat.

Misalnya saja keterangan Nazaruddin yang menyatakan ada pembagian uang di ruang kerja Mustokoweni. Bahkan, dia mengklaim melihat langsung pemberian uang dari Mustokoweni ke Ganjar Pranowo pada September-Oktober 2010. Padahal, Mustokoweni sudah meninggal dunia pada 18 Juni 2010 atau tiga bulan sebelumnya.

Tags: 

Bendung Radikalisme, Pendidikan Kebangsaan dan Pancasila Harus Kembali Masuk Kurikulum Sekolah

KONFRONTASI – Ancaman radikalisme yang memanfaatkan jalur pendidikan mulai tingkat dasar sampai perguruan tinggi harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan pelaku pendidikan di Indonesia. Untuk itu, pendidikan kebangsaan dan Pancasila harus kembali masuk dalam kurikulum sekolah. Itu penting untuk membangun dan memperkuat karakter bangsa Indonesia sekaligus membendung ancaman radikalisme dan intoleransi.

Temukan Perusak Bunga untuk Novanto Bakal Dapat Hadiah Rp1 Miliar dari Pengusaha Ini

KONFRONTASI-Ketua Umum DPP Pengusaha Muda Indonesia Sam Aliano mengadakan sayembara berhadiah Rp1 miliar bagi siapa pun yang dapat menemukan perusak karangan bunga miliknya untuk Setya Novanto di RSCM beberapa waktu lalu. Sayembara itu dilakukan sejak, Senin 20 November 2017 kemarin.

Tags: 

Pilgub Jatim, Khofifah: Aku Zaman "Old", Emil Zaman "Now"

KONFRONTASI- Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa alasan dirinya memilih Bupati Trenggalek Emil Dardak, salah satunya karena usia Emil yang muda. Saat ini, Emil diketahui masih berusia 33 tahun.

"Pemilih generasi milenial, kids zaman now, itu memerlukan referensi yang relatif sebaya. Kira-kira begitulah. Aku zaman old, ada yang zaman now," kata Khofifah di hotel Harris Vertu & Yellow Hotels Harmoni, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Ini Alasan Polri Tak BIsa Lanjutkan Perkara Viktor Laiskodat

KONFRONTASI-Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan penyidik tak bisa menindaklanjuti kasus dugaan ujaran SARA politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Viktor Laiskodat. Sebab, Viktor disebut memiliki hak imunitas sebagai anggota DPR.

Herry menjelaskan, berdasarkan penyelidikan, pidato kontroversial Viktor yang diduga berbau SARA itu dilakukan saat Viktor melaksanakan tugas sebagai anggota Dewan. Saat itu, anggota Dewan menjalani masa reses dan menemui konstituen di daerah pemilihan (dapil)-nya.

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Wali Kota Batu, KPK Senang

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan Wali Kota Batu nonaktif Eddy Rumpoko.

"Kami dari KPK menghormati dan menghargai putusan Hakim Tunggal praperadilan bahwa pada prinsipnya menolak permohonan pemohon meskipun dalam petitumnya beliau menyampaikan menolak eksepsi," kata Kepala Biro Hukum KPK Setiadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.

Pengacara Sebut Novanto Ketiduran Terus

KONFRONTASI-Setya Novanto, tersangka korupsi e-KTP yang menempati rumah tahanan KPK sejak Minggu (19/11) dini hari, memberikan penilaian positif untuk rutan KPK.

"Beliau mengatakan rutan di sini sangat baik, sangat layak tempatnya dan sangat ramah terhadap tahanan. Dia mengatakan fasilitas yang lebih dari rutan yang pernah dia tinjau sebelumnya," kata pengacara Setya Novanto, Frederich Yunadi, di gedung KPK Jakarta, Selasa.

Pages