17 September 2019

Global

Tanggapi Serangan Drone ke Pabrik Minyak Saudi Aramco, Trump: AS Terisi dan Siap

KONFRONTASI -  Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat siap mengokang senjata demi merespons serangan pesawat nirawak atau drone terhadap dua kilang minyak Arab Saudi, Aramco, pada Sabtu pekan lalu.

Dalam kicauannya di Twitter, Trump juga mengaku bahwa AS mengetahui siapa dalang di balik serangan itu meski tak menyebutkannya.

i

"Pasokan minyak Saudi diserang. Ada alasan untuk percaya bahwa kami mengetahui siapa pelakunya, kokang senjata akan dilakukan tergantung verifikasi," kata Trump pada Minggu (15/9).

Ansarullah Yaman akan Perluas Serangan Drone ke Arab Saudi

KONFRONTASI - Anggota senior Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman mengatakan, "Kami akan meningkatkan serangan drone ke Arab Saudi."

Mohammad al-Bukhaiti dalam wawancaranya dengan televisi al-Mayadeen mengatakan, wajar jika Arab Saudi khawatir atas serangan terhadap instalasi minyaknya dan ini merupakan hasil dari agresi serta kejahatan luas Riyadh beserta sekutunya terhadap Yaman.

Malaysia Tutup 145 Sekolah Terkait Kabut Asap

KONFRONTASI - Sebanyak 145 sekolah di Selangor, Malaysia ditutup karena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan kian parah.

Departemen Pendidikan Selangor menyatakan bahwa dari keseluruhan sekolah tersebut, 23 di antaranya berada di Sepang, 36 di Hulu Langat, 21 di Kuala Langat, 27 di Klang, dan 38 di Petaling Perdana.

Lima Wilayah di Malaysia Miliki Kualitas Udara Tak Sehat

KONFRONTASI-Putrajaya merupakan salah satu dari lima lokasi di Malaysia yang kualitas udara tidak sehat pada pukul 09.00 waktu setempat, Senin (16/9). Keempat lokasi lain adalah Johan Setia di Klang, Selangor, Sri Aman di Samarahan dan Kuching di Sarawak.

Dilansir di Channel News Asia, Senin (16/9), situs Air Pollutant Index Management System (APIMS) menunjukkan indeks polusi udara (API) di Putrajaya 203 pada pukul 09.00. API di Johan Setia 208, Sri Aman 217, Samarahan 223, dan Kuching, 248.

Iran Bantah Dalangi Serangan Terhadap Kilang Minyak Saudi

KONFRONTASI-Iran menyatakan, tuduhan yang menyebut mereka berperan dalam serangan terhadap instalasi minyak Arab Saudi merupakan sesuatu hal yang tidak dapat diterima dan tidak berdasar. Hal itu disampaikan melalui televisi pemerintah oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi pada Senin (16/9).

"Tuduhan-tuduhan ini dikutuk sebagai hal yang tidak dapat diterima dan sepenuhnya tidak berdasar," kata Mousavi dalam sambutan yang disiarkan oleh TV pemerintah.

Pejabat AS: Selusin Rudal Jelajah dan 20 Drone Iran Serang Minyak Saudi

KONFRONTASI -   Seorang pejabat senior Amerika Serikat (AS) mengatakan serangan terhadap kilang minyak terbesar Arab Saudi pada pekan lalu dilakukan oleh Iran dengan selusin rudal jelajah dan lebih dari 20 pesawat nirawak (drone).

Kepada ABC News, pejabat senior administrasi Trump itu tidak percaya dengan klaim pemberontak Houthi Yaman sebagai pelaku serangan. Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim pada hari Minggu.

Kilang Minyak Saudi Diserang, AS-Iran di Ambang Perang

KONFRONTASI - Amerika Serikat naik pitam atas serangan di kilang minyak milik Arab Saudi. Negeri Paman Sam bahkan mengindikasikan siap merespons serangan Iran dengan cara apapun.

Pasukan AS dan Afghanistan Bunuh Gubernur Taliban

Konfrontasi - Pasukan Afghanistan yang didukung pasukan Amerika Serikat membunuh dua pemimpin senior Taliban dan sedikitnya 38 pejuang kelompok itu dalam serangan gabungan yang dilakukan di kawasan-kawasan barat dan utara Afghanistan, kata para pejabat, Minggu (15/9/2019).

Banjir di Spanyol Renggut Enam Nyawa

KONFRONTASI-Banjir di wilayah bagian tenggara Spanyol pada dua hari lalu menewaskan setidaknya enam orang, kata pemerintah setempat setelah menemukan jasad korban keenam, pria berusia 41 tahun, Sabtu.

Lebih dari 1.100 tentara diterjunkan ke wilayah Murcia dan Valencia untuk membantu warga yang terisolir akibat banjir. Tentara Spanyol juga membantu mengevakuasi ribuan warga ke daerah aman setelah air sungai di sana meluap dan merendam jalan.

Wanita Ahli Senjata Kimia ISIS Diganjar Hukuman Seumur Hidup Penjara

KONFRONTASI-Seorang wanita yang ahli dalam program senjata kimia di kelompok Islamic State atau ISIS dihukum penjara seumur hidup oleh pengadilan Irak. Kementerian Dalam Negeri Irak menjuluki terpidana tersebut sebagai wanita paling berbahaya dari kelompok ISIS.

Direktur Intelijen dan Kontraterorisme di Kementerian Dalam Negeri Irak, Abu Ali al-Basri, mengungkap sosok yang dia sebut wanita paling berbahaya dari kelompok teroris tersebut. Dia adalah Abrar al-Kubaisi.

Pages