16 October 2019

Enterpreunership

ISI Surakarta Bantu Perajin Kembangkan Batik Berbasis Komputer

KONFRONTASI-Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta membantu perajin batik Kampung Kauman Solo mengembangkan desain batik berbasis komputer.

"Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku industri kerajinan batik khususnya Klaster Kauman dapat mengembangkan desain produk batiknya," kata Ketua Program Studi Batik ISI Surakarta Aan Sudarwanto di sela pelatihan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu.

Menangguk Penghasilan dari Ubi Racun

KONFRONTASI-Gubernur Riau Syamsuar mengatakan tanaman ubi racun dapat dijadikan sumber tambahan ekonomi masyarakat karena bernilai jual ekonomi, dan pembelinya sudah ada serta meminta produksi tanaman ubi dari Riau.

"Sekarang ini sudah ada pengusaha yang meminta hasil tanaman ubi racun ini kepada saya. Gunanya sebagai campuran untuk menghasilkan bahan bakar," kata Syamsuar saat acara panen perdana tanaman ubi racun bersama Kelompok Tani Karya Tani Ubi di Desa Siabu Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Sabtu.

Google Latih Perempuan NTB Kembangkan Usaha Digital

KONFRONTASI-Sebanyak 80 perempuan dari berbagai kalangan dan usia mengikuti pelatihan "WomenWill" dan program Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat (Gapura) Digital yang diadakan Google Indonesia di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu.

WomenWill adalah program pelatihan tanpa dipungut biaya yang digagas oleh Google dengan tujuan untuk mendukung para pemilik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya kaum wanita agar dapat berkarya dengan bantuan teknologi masa kini.

Simak Nih Tips Sukses Bisnis Makanan dan Minuman

KONFRONTASI-Membangun bisnis di dunia Food and Beverage (F&B) tidaklah mudah. Dibututuhkan ketekunan dan kesungguhan agar bisnis tersebut menjadi sukses. Chief Empowerment Officer (CEO) Accelerice, Charlotte Kowara membeberkan tipsnya.

Menurut Charlotte, sebelum terjun langsung ke bisnis F&B, sangat diwajibkan untuk mengerti keadaan pasarnya terlebih dahulu dahulu. "Kepada siapa mereka akan menjual produknya," ujar Charlotte kepada CNBC Indonesia, pekan lalu.

Pesan Warren Buffet: Investasi Jangan Latah Ikut-ikutan Orang Lain

KONFRONTASI-Investasi merupakan sesuatu yang sensitif. Setiap individu memiliki keputusan yang berbeda, tidak semuanya bisa disamaratakan. Untuk itu, bapak investor dunia, Warren Buffett menuturkan, jangan berinvestasi karena pendapat atau pikiran orang lain.

Keputusan dalam sekuritas itu sifatnya individu, semakin banyak pendapat orang lain yang Anda terima, akan semakin bingung dan tidak bulat keputusan yang Anda miliki.

Marissa Haque dan Vocassalam Bicara Soal Konten Halal

KONFRONTASI - Sebagai upaya nyata agar masyarakat memperoleh suguhan makanan sehat dan hiburan yang bermanfaat, Halal Festival tengah digalakkan oleh berbagai negara di dunia. Kegiatan ini sebagai media sosialisasi bagi masyarakatnya dalam memfilter konten yang layak untuk dikonsumsi. Indonesia dengan penduduknya yang mayoritas muslim, pada tahun 2019 makin marak menggelar kegiatan serupa. Seperti Kota Cirebon yang sukses menggelar Cirebon Halal Festival (CIHAFEST) 2019 pada bulan Agustus 2019 lalu.

Gabung WMM, Intan Merasa Bisnis Songketnya Makin Berkembang

KONFRONTASI- Intan Sari, pemilik Intan Songket Palembang, merasakan bisnisnya kian maju setelah bergabung dalam wirausaha muda mandiri (WMM). Bahkan, kini sudah memiliki tiga gerai di kota kelahirannya, Palembang.

WMM sendiri merupakan program dari Bank Mandiri untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan bagi pengusaha kecil dan menengah. Program yang dijalankan meliputi coaching clinicmengenai bisnis dan pemasaran serta menyertakan dalam kegiatan pameran, baik di dalam maupun luar negeri.

Intan mengaku awalnya dalam menjalankan bisnisnya kurang percaya diri. Namun, setelah diajak temannya untuk mengikuti program WMM, dia akhirnya merasa tertantang agar bisa maju.

Ia melihat temannya yang usahanya jauh lebih maju setelah bergabung dalam program WMM sehingga hal ini yang memotiviasinya untuk bergabung di dalamnya.

Intan merupakan sosok pengusaha muda yang terus melakukan inovasi. Salah satu produk keluarannya kain songket dengan ukuran lebar 110 meter. Dengan ukuran ini, mudah dijahit untuk dijadikan busana.

Songket buatannya juga menggunakan motif limar yang selama ini jarang ditekuni para pengrajin lainnya.

Intan juga berani memadukan songketnya dengan atasan polos sehingga busananya tidak hanya untuk pesta, tetapi juga untuk aktivitas sehari-hari.

Intan yang menjual produknya mulai dari harga Rp350 ribu ini sudah memperkerjakan karyawan sebanyak 50 orang.

Manajemen Bank Mandiri berharap pengusaha muda di Palembang untuk bergabung ke dalam wadah WMM. Selain memiliki banyak manfaat, juga syarat untuk menjadi peserta sangat mudah.

Kain tenun Songket Intan sari merupakan peraih juara kedua kategori industri kreatif kelompok alumni dan mahasiswa pascasarjana pada ajang WMM

Terinspirasi dari para pedagang batik yang menyulap kain dengan model yang lebih modern, Intan pun menyulap kain songket Palembang menjadi model pakaian lebih terlihat fashionable (modis) dengan berbagai macam gaya.

Menurut Intan, tak hanya orang tua, remaja bahkan anak-anak pun kini senang menggunakan kain songket, baik untuk dipakai sehari-hari maupun pada acara tertentu.

Rasio Wirausaha

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, rasio wirausaha di Indonesia dibandingkan total populasi adalah 1,65 persen, atau masih di bawah rasio ideal 2 persen yang dibutuhkan sebuah negara yang bisa dikategorikan sebagai negara maju.

Kemenkop UKM menargetkan terbentuk 50.000 wirausaha baru untuk mencapai target dalam 5 tahun ke depan. Dalam kurun waktu 2015 s.d. 2019, pemerintah telah mencanangkan target 1.000.000 wirausaha baru dalam kurun waktu 2015 s.d. 2019

Pelaksanaan program WMM diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk menjadi generasi yang dapat menciptakan lapangan kerja yang peduli dan mau berkontribusi dalam pembangunan.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2007, lebih dari 36.000 wirausaha muda dari 656 perguruan tinggi di seluruh Indonesia tercatat menjadi bagian dari komunitas ini, baik sebagai juara, finalis, maupun peserta.

Dukungan Bank Mandiri bagi para pemenang ajang WMM ini meliputi pemberian penghargaan, pembinaan, dan pendampingan terhadap seluruh pesertanya. Selain itu, Bank Mandiri juga memberikan bantuan modal usaha terhadap para peserta WMM.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (Tiko) mengatakan bahwa kompetisi rutin ini sebagai ajang pencarian bibit wirausaha potensial untuk dikembangkan. Selain itu, diharapkan mampu berkontribusi membangun Indonesia.

Ajang ini memiliki misi untuk menyebarkan virus kewirausahaan dan inovasi kepada masyarakat agar tercipta wirausaha muda baru.

Sedekah, Rahasia Sukses Rex Marindo dan Warunk Upnormal

KONFRONTASI - Untuk kaum milenial yang tinggal dikota besar pasti sdh tidak asing lagi dengan Warunk Upnormal, Sebuah warung yang enak buat nongkrong.

Warunk upnormal cabangnya dimana mana dan dimana mana alhamdulillah laris semua, Apa Rahasianya ?

Rex Marindo mengungkapkan salah satu rahasianya meraih kesuksesan adalah sedekah. Ia mengaku omzet Warunk Upnormal dan sejumlah usahanya meningkat semenjak rutin bersedekah.

Kebanyakan Orang Indonesia Ingin Punya Usaha, Lalu Apa Masalahnya?

KONFRONTASI -  Hampir semua orang Indonesia ingin memiliki usaha sendiri atau menjadi pengusaha. Hal itu terungkap dari ‘Survei Kewirausahaan 2019’ (The Asia Pacific Entrepreneurship Insights Survey 2019), yang dilakukan di sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik.

Survei yang dilakukan Herbalife Nutrition itu berlangsung dalam rentang Mei hingga awal Agustus lalu. Ada sembilan negara di Asia Pasifik yang disurvei, yaitu Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand.

Survei LinkedIn: 50% Orang Indonesia Ingin Jadi Entrepreneur

KONFRONTASI -   LinkedIn, baru saja mengulas studi perdana berjudul ‘LinkedIn Opportunity Index’. Studi ini melibatkan sembilan negara di kawasan Asia Pasifik (APAC) di mana LinkedIn memiliki 153 juta pengguna, termasuk diantaranya 11 juta pengguna yang berasal dari Indonesia. Menariknya, survei mencatat 50 persen orang Indonesia ingin menjadi pengusaha mandiri atau entrepreneur.

Pages