23 May 2017

Ekbis

Apa Alasannya Laba Indocement Turun hingga 50%? Ikuti Ini


KONFRONTASI -     PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengalami penurunan lebih dari 50% laba pada kuartal I-2017 sebesar Rp500 miliar dari periode sama di 2016 Rp1,80 triliun.

"Pendapatan kuartal I 2017 juga turun 14,1%, karena terdapat penurunan harga semen 12% dan adanya kompetisi dengan produsen semen baru," kata Christian Kartawijaya, Presiden Direktur Indocement di Jakarta, Senin (22/5/2017).

Tags: 

Harga Minyak Mentah: WTI Ditutup Menguat , Pemangkasan Produksi Dilanjutkan


KONFRONTASI -   Harga minyak mentah menguat ke level tertinggi dalam satu bulan terakhir setelah Arab Saudi mengatakan bahwa semua negara setuju untuk memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi minyak sampai kuartal pertama 2018.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni, ditutup menguat 0,8% atau 40 sen ke level US$50,73 per barel di New York Mercantile Exchange.Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Juli naik 26 sen atau 0,5% ke posisi US$53,87 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Menhub Budi Tunjuk 110 Agen Pemegang Merek untuk Realisasikan Uji KIR Mandiri


KONFRONTASI -   Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hari ini meresmikan pelaksanaan pengujian berkala (KIR) oleh Unit Pelaksana Uji Berkala Agen Pemegang Merek (APM). Dengan demikian, APM telah resmi sebagai unit pelaksana uji berkala kendaraan bermotor.

Harga Batu Bara Kontrak Bulan Juli 2017 Ditutup Reli Hari Ketujuh


KONFRONTASI -   Harga batu bara kembali memperpanjang reli penguatan pada penutupan perdagangan kemarin, Senin (22/5/2017).

Pada perdagangan kemarin, harga batu bara untuk Juli 2017, kontrak teraktif di bursa Rotterdam, ditutup naik 1,20% atau 0,90 poin ke US$75,90/metrik ton.Reli harga batu bara kontrak Juli tersebut berlanjut di hari ketujuh setelah berhasil rebound 0,42% pada 12 Mei.

Ini 6 Tandanya Bahwa Anda Telah Bekerja di Tempat yang Tepat


KONFRONTASI -  Setiap orang memiliki pekerjaan impian yang suatu hari ingin dicapainya. Mungkin sebagian dari mereka tidak langsung bisa mencapai pekerjaan yang diinginkan. Mereka harus mencari pengalaman kerja dulu di perusahaan lainnya, sebelum akhirnya masuk ke perusahaan favorit mereka.

Mereka juga berpikir bahwa mendapatkan pekerjaan impian, berarti mereka sudah berada dalam pekerjaan yang tepat. Tidak akan ada lagi pemikiran untuk pindah kerja ke tempat yang lain, sekalipun gaji dan hal lainnya tidak terlalu maksimal.

Kurs Rupiah Pagi Ini 23 Mei: Spot Dibuka Menguat 11 Poin ke Rp13.302

KONFRONTASI -   Pergerakan nilai tukar rupiah berakhir menguat pada perdagangan hari kedua berturut-turut, Senin (22/5/2017). Rupiah ditutup menguat 0,17% atau 23 poin ke Rp13.302 per dolar AS, setelah dibuka dengan penguatan 0,23% atau 30 poin di posisi 13.295.

Maaf, Tol Bocimi Belum Bisa digunakan Saat Lebaran

KONFRONTASI-Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sesi 1 dari Ciawi hinga Cigombong sepanjang 15,3 kilometer dipastikan belum bisa dioperasikan saat musim mudik Idul Fitri 1438 H.

"Saat ini proses pembangunannya khususnya fisik baru mencapai 36 hingga 37 persen, apalagi kondisi jembatan masih belum tinggi," kata Pemimpin Proyek tol Bocimi Trans Jabar Tol Joko Susilo di Sukabumi, Senin.

Tags: 

Rasanya, Semua Partai dan Semua Orang Dukung Jokowi, tapi Kenapa Ekonomi Makin Mundur dan Susah ?

 KONFRONTASI- Rasanya, Semua Partai dan Semua Orang Dukung Jokowi, tapi Kenapa Ekonomi Makin Mundur dan Susah ? Untuk menjawab pertanyaan itu, Ekonom Faisal Basri menilai, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua tahun terakhir berjalan 'ugal-ugalan'. Pasalnya, target penerimaan yang dipatok terlalu tinggi tanpa diiringi pertumbuhan ekonomi yang memadai.

Aksi Ambil Untung Seret IHSG ke Zona Degradasi

KONFRONTASI-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin, ditutup melemah sebesar 42,43 poin seiring dengan aksi ambil untung oleh investor memanfaatkan penguatan sebelumnya pada akhir pekan lalu (Jumat, 19/5).

IHSG BEI turun 42,43 poin atau 0,73 persen menjadi 5.749,44 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 9,55 poin (0,98 persen) menjadi 960,84 poin.

"Pada awal perdagangan hari ini (22/5), IHSG menguat melanjutkan euforia dari sentimen investment grade yang diberikan oleh Standard & Poor's (S&P). Namun, menjelang penutupan pergerakan IHSG berbalik arah menjadi menurun didorong aksi ambil untung," kata Analis NH Korindo Securities Bima Setiaji di Jakarta.

Ia menambahkan, pelaku pasar saham, terutama domestik melakukan aksi ambil untung terhadap saham-saham berkapitalisasi besar yang pada perdagangan akhir pekan lalu (Jumat, 19/5) mengalami kenaikan hingga tiga persen.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa pelemahan IHSG itu diproyeksikan hanya sementara, sentimen S&P masih akan terasa untuk jangka menengah dan panjang bagi pasar saham domestik.

"Saham-saham lapis kedua dengan valuasi harga saham yang masih murah akan sangat mungkin diakumulasi investor dan mendorong IHSG melanjutkan kenaikan," katanya.

Analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya menambahkan, aksi beli oleh investor asing yang kembali berlanjut menahan tekanan IHSG lebih dalam. Berdasarkan catatan BEI, investor asng mencatatkan beli bersih sebesar Rp675,472 miliar pada Senin.

"Pola gerak IHSG masih menunjukkan tren penguatan dalam jangka menengah dan panjang. Koreksi yang terjadi dinilai wajar sehingga masih dapat dimanfaatkan untuk doakumulasi," katanya.

Tags: 

Saat Dibuka Sesi I,Pagi Tadi, IHSG Melambung 0,78% ke 5.837

KONFRONTASI   -    Pada sesi pertama perdagangan Senin (22/5/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 45,292 poin (0,78%) ke posisi 5.837,176.

Sebanyak 39 saham naik, 2 saham turun, 4 saham stagnan dan 545 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp39,1 miliar dan belum terjadi transaksi di pasar negosiasi.

Pages

Berita Terkait