22 October 2019

Ekbis

Jokowi Harus Singkirkan Tim Ekonomi Lama Jika Ingin Dongkrak PDB

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan keinginan mulai yakni Produk Domestik Bruto tembus US$7 triliun pada 2045. Tepat satu abad RI berdiri pendapatan per capita mencapai Rp324 juta per tahun. Menanggapi ini peneliti menilai, keinginan PDB bisa tinggi asalkan tim ekonomi lama dibuang.

"Cita-cita kita pada tahun 2045 Indonesia menjadi negara maju dengan pendepatan per kapita Rp 324 juta/tahun atau, Rp 27 juta/bulan. Itu yang menjadi target kita," papar Jokowi di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019.

Nadiem Mundur dari Gojek, Siapa Penggantinya?

KONFRONTASI-Gojek mengkonfirmasi mundurnya Nadiem Makarim dari posisi apapun di startup yang didirikannya itu dengan mengumumkan pemimpin baru.

"Ke depan, Gojek akan menghadirkan pemimpin baru. Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Gojek akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO, dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya," ujar Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita, dalam pernyataan yang tertulis di Jakarta, Senin.

Harapan Dunia Usaha Terhadap Kabinet Kerja II

KONFRONTASI -   Dunia usaha Jawa Barat berharap menteri ekonomi di Kabinet Kerja II akan diisi oleh sosok profesional atau praktisi yang memahami masalah perekonomian dengan baik. Harapan tersebut dilatarbelakangi pandangan kalangan praktisi ataupun professional lebih cepat beradaptasi dan mengambil keputusan ditengah situasi perekonomian yang kurang kondusif saat ini.

Kini Antara New York-Sidney Sudah Bisa Terbang Sekali Jalan, Inilah Proyek Bersejarah

Sydney, 20 Oktober 2019 - Penerbangan komersial tanpa jeda pertama dari New York menuju Sydney akhirnya mendarat setelah menempuh perjalanan selama 19 jam 16 menit.

 

Tak Termasuk Mata Uang Yen, Otot Mata Uang Asia Lebih Kekar Dibanding Dollar AS

KONFRONTASI -   Berikut adalah pergerakan mata uang Asia pagi ini berdasarkan data Reuters per pukul 08.35 WIB:

- Mata uang yen melemah 0,05% menjadi 108,47 per dollar AS

- Mata uang dollar Singapura menguat 0,09% menjadi 1,363 per dollar AS

- Mata uang dollar Taiwan menguat 0,13% menjadi 30,57 per dollar AS

- Mata uang won Korea Selatan menguat 0,42% menjadi 1.176,500 per dollar AS

Pascapelantikan Jokowi - Ma'ruf Amin Rupiah Menguat

KONFRONTASI -   Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berlanjut pada awal perdagangan hari ini, Senin (21/10/2019), menuju penguatan hari ketiga beruntun.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 19 poin atau 0,13 persen ke level Rp14.129 per dolar AS pada pukul 08.24 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (18/10) rupiah ditutup di level Rp14.148 per dolar AS dengan apresiasi 7 poin atau 0,05 persen, penguatan hari kedua berturut-turut.

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 21 Oktober 2019

KONFRONTASI -   Mata uang rupiah diprediksi bergerak terbatas dan cenderung sideways didorong oleh banyaknya ketidakpastian dari sentimen eksternal dan pasar yang menanti hasil RDG Bank Indonesia pada pekan ini.

Analis PT Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengatakan bahwa faktor penggerak utama rupiah pada pekan ini adalah kecenderungan pasar yang menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait keberlanjutan pemangkasan suku bunga acuan.

Investor Asing Sudah Tak Peduli dengan Jokowi Effect

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan memperkenalkan nama-nama menteri yang dipilih untuk mengisi Kabinet Kerja Jilid II pada besok pagi, Senin (21/10/2019). Namun, kata Jokowi, dirinya belum tentu akan melantik para menteri pada hari yang sama.

Terkait nama-nama menteri, beberapa kalangan menunggu siapa yang akan mengisi pos tim ekonomi, untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan target pertumbuhan ekonomi di atas 5%.

Jokowi Perlu Ekonom yang Sanggup Berikan Pertumbuhan Ekonomi 7,5-8%

KONFRONTASI- Ingin Pendapatan Perkapita Rakyat Rp 324 juta/tahun di Tahun 2045?  Jokowi Perlu Ekonom yang Sanggup Berikan Pertumbuhan Ekonomi 7,5-8%

Menilik Latar Belakang Calon Menkeu Pengganti Sri Mulyani

Konfrontasi - Menteri Keuangan menjadi jabatan yang ditunggu pelaku pasar di pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Oleh karenanya, harus diisi oleh kandidat yang tepat.

Pages