21 July 2019

Budaya

Cahaya Al-Isyraqi

Oleh: Juftazani

 

 

Kau Cahaya Langit dan Bumi

Kau adalah Nur al-Anwar

CahayaMu bagaikan  sebuah lobang yang tak tembus

Di dalamnya pelita besar

Pelita itu di dalam kaca

Kaca itu bagaikan bintang bercahaya

Allah Pemberi cahaya langit dan bumi

Mengatur bintang-bintang, matahari, bulan dan esensi-esensi benda

Mengatur burung-burung berterbangan dan hinggap di dahan kayu indah

Menengok Tradisi Unik Mengarak Hewan Kurban di Malang

KONFRONTASI-Tradisi mengarak hewan kurban menjadi salah satu kearifan lokal yang terus dijaga warga Jalan Gatot Subroto Gang 2, Kelurahan Temenggungan, Kota Malang.

Seorang tokoh warga, Ainul Yakin menyebut tradisi mengarak hewan kurban di kampungnya telah berumur 43 tahun dan menjadi tradisi warisan dari para ulama mereka terdahulu.

Hukum Petir - Puisi

 

Karya : Suyatri Yatri

 

Langit tampak sendu,  gabak menggantung di tirai awan.  Sesekali kilat mengejutkan dari sisi tak terduga.  Angin pun tak kalah riuhnya menghempaskan pepohonan hingga tumbang berserakan.  Sungguh jiwa bumi kalut menyaksikan kenyataan ini.  Tak bisa ditahan walau Tuhan telah disandarkan dedoa.  Masih juga kecamuk tak bisa dihentikan.

 

9. Islam itu luas, dalam dan luwes

Oleh: Juftazani

 

 

Ini Penerus Takhta Berdarah Kesultanan Yogyakarta, Hamengkubuwana VI Berkuasa Sampai 20 Juli 1877

KONFRONTASI -  Penobatan raja ke-6 Kesultanan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwana (HB) VI, pada pertengahan tahun 1855 berlangsung dalam suasana muram. Betapa tidak? Sebagian keluarga istana masih berduka. Raja sebelumnya, Sultan HB V, ditemukan tewas, diduga kuat telah ditikam sampai mati oleh selirnya sendiri. Peristiwa tragis itu terjadi pada 5 Juni 1855. Idealnya, yang berhak naik tahta menggantikan sang mendiang adalah Raden Mas Kanjeng Gusti Timur Muhammad.

Disdik Purwakarta Wajibkan Sekolah Tangani Sampah Plastik

Konfrontasi - Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, mewajibkan sekolah menangani persoalan sampah plastik. Pasalnya, sampai saat ini sampah plastik menjadi ancaman bagi lingkungan. Selain itu, jajanan para pelajar juga menjadi penyumbang tingginya sampah yang sulit didaur ulang tersebut.

Ini Dia, Hal-hal Kecil yang Mengubah Sejarah, dari Hitler hingga Jatuhnya Konstantinopel

ONFRONTASI -  SEJARAH dunia tidak melulu berjalan karena hal-hal besar. Siapa sangka ternyata banyak hal kecil ternyata mengubah sejarah dunia. Mulai dari Hitler yang gagal jadi pelukis hingga jatuhnya Konstantinopel oleh pasukan Islam. 

1. Hitler Nyaris Menjadi Pelukis

Meluruskan Fakta dalam Sejarah Pangerang Diponegoro

Konfrontasi - Begitu banyak fakta yang ditutupi dalam penulisan buku sejarah selama ini. Salah satunya tentang riwayat Pangeran Diponegoro di masa lampau.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) era Soeharto, Profesor Wardiman Djojonegoro mengungkapkan, kebanyakan sumber fakta yang tertulis dalam buku sejarah berasal dari Belanda. Lalu fakta ini terus berlanjut hingga sampai sekarang di bangku-bangku sekolah. "Padahal itu tidak sesuai dengan fakta," kata Wardiman kepada wartawan di SMPN 20 Kota Malang, Sabtu (13/7/2019).

Mendiang Ben Anderson Mengagumi Pramoedya Ananta Toer

KONFRONTASI- Benedict Anderson adalah profesor dari Universitas Cornell, Amerika Serikat yang ikut mewarnai pemikiran dunia tentang Indonesia. Ben Anderson wafat di Batu, Jawa Timur, Minggu dinihari, 13 Desember 2015. Ben dikenal karena kritik-kritiknya terhadap Orde Baru. Ia pernah dilarang masuk ke Indonesia oleh Soeharto dan baru datang lagi ke sini setelah rezim Soeharto jatuh. Ben, 79 tahun, datang ke Indonesia untuk mengisi kuliah umum bertema anarkhisme dan nasionalisme di kampus Universitas Indonesia, Depok, Kamis, 10 Desember 2015.

Pameran Karya Seni Maestro, Remy Sylado yang Tak Ada Habisnya

KONFRONTASI   -  MEMBICARAKAN sosok Remy Sylado seolah tak pernah ada habisnya. Sang begawan serba bisa itu tampaknya tak pernah kehabisan nafas untuk berkarya. Geloranya selalu ada dan menginspirasi dari generasi ke generasi.

Pages